Menanam Buah Naga dalam Pot

Selasa, 01 Mei 2018, 16:52 WIB

Buah naga dalam pot. | Sumber Foto:Berbagai sumber

AGRONET - Budidaya buah naga dalam pot menjadi budidaya pilihan dan cukup digandrungi.  Pohonnya tidak terlalu tinggi dengan buah yang lebat sehingga cocok ditanam di pekarangan rumah yang tidak terlalu luas. Buah naga di dalam pot dapat dipindah-pindah sesuai dengan penataan pekarangan yang diinginkan.

Sebelum menanam bibit buah naga, terlebih dahulu pilih pot yang akan digunakan. Pilihlah dengan cermat sehingga nantinya tanaman buah naga tumbuh subur dan tidak perlu dipindahkan ke tempat lain. Untuk penggunaan pot plastik, paling banyak dijual di toko tanaman karena harganya yang murah, ringan, serta tersedia dalam berbagai ukuran.

Namun pot plastik terkadang kurang awet dan mudah rusak. Pot plastik rata-rata akan bertahan selama beberapa tahun saja. Untuk mereka yang ingin membudidayakan buah naga untuk dijual, sebaiknya gunakan pot plastik.

Pot keramik atau gerabah adalah pot yang paling awet, juga biasanya dihias dengan warna indah dengan nilai estetika tinggi, tersedia dalam ukuran kecil, sedang, dan besar. Namun kelemahannya, pot keramik cukup berat dan dapat pecah dengan mudah jika terbentur. Untuk yang ingin membudidayakan buah naga sebagai tanaman hias di pekarangan, ada baiknya menggunakan pot gerabah.

Pot besi atau drum biasanya memiliki ukuran yang cukup besar, juga awet untuk digunakan menanam tumbuhan. Namun, pot besi sangat berat karena ukurannya yang juga besar, terkadang sulit untuk diperoleh, serta persiapannya membutuhkan tenaga ekstra. Jenis material pot dapat dipilih berdasarkan tujuan pembudidayaan buah naga.

Jangan lupa perhatikan ukuran pot. Buah naga termasuk tanaman yang cukup besar, sehingga jika ingin menanamnya di dalam pot, memerlukan pot berukuran cukup besar pula. Pilih ukuran pot yang diameternya kira-kira 40-50 cm, dengan tinggi minimal 40 cm.

Sebelum menanam, ada baiknya memberi perlakuan awal terlebih dahulu sehingga aman sebagai media tanaman tumbuh. Rendam pot plastik atau keramik dengan air bersih selama beberapa hari sebelum dipakai. Sementara untuk pot drum, rendam terlebih dahulu dengan air dan sedikit tanah selama beberapa hari, sehingga berbagai kotoran yang dapat merusak tumbuhan buah naga dapat larut dalam air.

Setelah pot siap untuk digunakan, langkah selanjutnya adalah membentuk media tanam yang paling pas untuk perkembangan pohon buah naga. Memerlukan bahan-bahan berikut sebagai media untuk menanam buah naga di dalam pot, yaitu: batu bata atau kerikil, tanah, pupuk kandang atau pupuk organik, pasir, tiang panjatan dari kayu/besi/pipa PVC diameter 8-10 cm.

Cara Menanam: pertama, siapkan pot yang sudah dibersihkan. Pasang tiang panjatan di tengah pot jika ada 2 bibit yang ingin ditanam, atau sedikit ke pinggir pot jika hanya ada 1 bibit untuk ditanam. Tiang panjatan dibuat kira-kira setinggi 1,5 sampai 2 meter, dengan bagian atas dibentuk tanda (+) yang dikelilingi dengan lingkaran dan paku bagian bawah tiang panjatan pada pot untuk lebih membuatnya kokoh.

Kedua, batu bata yang telah dipecah kecil-kecil atau kerikil diisikan ke dalam pot sehingga tingginya 10-15 cm. Batu dan kerikil ini berguna agar saat disiram air tidak seluruhnya terkumpul di media tanah dan membuat tumbuhan membusuk. Ketiga, tanah, pasir, dan pupuk kandang dicampurkan dengan perbandingan komposisi 2 :1 :1.

Campuran ini diaduk hingga homogen. Sesuaikan jumlah keseluruhan campuran dengan ukuran pot yang ada. Masukkan campuran tanah ini di atas batu bata atau kerikil di dalam pot hingga kira-kira 2/3 pot terisi.

Empat, pindahkan bibit buah naga. Sobek polybag dan ambil bibit sekaligus dengan tanah yang menempel padanya. Semai bibit ke dalam tanah di dekat tiang pancang lalu tutup kembali dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang.

Lima, letakkan pot di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Selama 1-2 minggu, setelah bibit berhasil tumbuh, baru dapat memindahkannya ke tempat yang terkena sinar matahari langsung. Setelah berhasil menumbuhkannya di dalam pot, perlu pula melakukan perawatan tanaman dengan cara mengikat batang buah naga, menyiram, memupuk, memangkas, serta perawatan untuk membesarkan buah.

Agar cepat berbuah, potong ujung batang tumbuhan buah naga setelah umurnya 3 bulan, hal ini dilakukan untuk membentuk cabang dan semakin banyak kesempatan bunga untuk tumbuh. Jaga agar maksimal hanya 2 bunga per batang yang tumbuh. Semprot hormon GA3 (giberelin) yang dapat meningkatkan produksi buah.

Perlu juga dilakukan pemangkasan yang bertujuan mengoptimalkan pertumbuhan batang dan merangsang tumbuhan berbuah. Saat dipangkas, cabang tidak terus memanjang, melainkan bertunas dan bercabang sehingga nutrisi yang biasa digunakan untuk memperpanjang batang dialihkan untuk pembuahan buah naga.

Lakukan pemangkasan jika batang utama sudah mencapai 2 meter (di ujung tiang pancang). Pangkas pula cabang yang tidak produktif menghasilkan buah, juga cabang yang telah berusia lebih dari 2 tahun yang menghalangi sulur lain terkena sinar matahari. (Berbagai sumber/111)

BERITA TERKAIT