Menanam Sirih Merah di Polybag

Selasa, 26 Juni 2018, 19:30 WIB

Menanam sirih merah dalam polybag. | Sumber Foto:Berbagai sumber

AGRONET - Cara menanam sirih merah di pot atau polybag menjadi salah satu alternatif untuk membudidayakan tanaman ini. Sirih merah dikenal dengan nama latin Piper crocatum, merupakan tanaman yang tergolong dalam famili Piperaceae. Tanaman ini tumbuh dengan cara merambat.

Sirih merah memiliki batang yang berwarna hijau keunguan, tidak memiliki bunga, dan berdaun lebar berbentuk hati dengan ujungnya yang meruncing. Sesuai dengan namanya, daun dari tanaman sirih merah ini berwarna merah marun. Selain itu, tanaman ini juga memiliki aroma yang sangat kuat seperti wangi khas daun sirih.

Seperti tanaman sirih, bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bagian daunnya. Tanaman sirih merah dapat dijadikan sebagai tanaman hias yang juga dapat dijadikan sebagai tanaman obat. Daun sirih merah dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit diabetes mellitus atau kencing manis dan masih banyak lagi khasiatnya.

Menanam sirih merah sangat mudah dan dapat dilakukan di rumah. Perlu disiapkan pot atau polybag yang telah dilubangi pada bagian bawah, tanah merah, pasir, pupuk kompos, gunting, tanaman sirih merah, dan air secukupnya. Teknik stek menjadi merupakan salah satu cara menanam sirih merah.

Disarankan memilih batang atau sulur yang tua. Panjang batang atau sulur yang dianjurkan adalah sepanjang dua ruas, dengan daun yang tumbuh sekitar 2-3 helai. Setelah memotong batang sirih merah dan menyiapkan media tanam, langkah berikutnya adalah campurkan kompos, tanah, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.

Lalu, masukkan ¾ campuran tersebut ke dalam pot atau polybag. Tanam batang sirih merah di dalam pot atau polybag, tutupi kembali dengan campuran tanah, pasir, dan kompos tersebut. Siram dengan air secukupnya dan jangan berlebihan lalu letakkan di tempat yang teduh.

Pemeliharaan tanaman sirih merah ini tidak dapat digolongkan mudah, namun tidak juga tergolong sulit. Salah dalam menerapkan metode perawatan akan berdampak pada gagalnya pertumbuhan sirih merah. Usahakan menggunakan tanah merah sebagai media tanam, tidak disarankan untuk memberi pupuk secara berlebihan serta letakkanlah pupuk jauh dari pangkal akar untuk menghindari batang membusuk.

Siram tanaman dua kali sehari secara rutin lalu seiring bertambahnya usia tanaman, kurangilah frekuensi menyiramnya, seperti sekali dalam sehari atau dua hari sekali. Letakkan di tempat teduh atau hindari dari paparan matahari secara langsung. Hindari untuk memetik daun sirih merah secara terus-menerus pasca panen.

Tanaman ini merupakan tanaman yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan daun. Untuk menghasilkan 5-7 helai daun bisa membutuhkan waktu hingga satu setengah bulan. Untuk memanen tanaman sirih merah biasanya bisa dilakukan di bulan keempat. (Berbagai sumber/111)

BERITA TERKAIT