Menghindari Kebusukan pada Tangkai Anggrek Bulan

Sabtu, 14 Juli 2018, 16:49 WIB

Anggrek bulan. | Sumber Foto:Berbagai sumber

AGRONET – Anggrek bulan memiliki pesona tersendiri bagi para penggemarnya. Puspa asli Indonesia ini mempunyai nama lain butterfly orchid. Dari segi warna, bunga ini mempunyai varian yang beragam mulai dari kuning, merah muda, merah kecokelat-cokelatan, merah, hingga ungu.

Pada satu kelopak pun, warna yang muncul tidak sendiri. Selalu ada corengan atau kombinasi sebagai dasar warna dan perbedaan warna yang semakin terang di ujung. Kembang ini disebut dengan anggrek bulan karena kesatuan kelopaknya jika dilihat sekilas membentuk bulat sempurna seperti bulan purnama.

Di sisi lain, banyak yang menyatakan bahwa bunga anggrek ini akan mekar pada saat bulan purnama atau di tengah hari. Menanam dan merawat anggrek bulan diperlukan metode dan teknik tertentu supaya tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan terawat. Berdasarkan warnanya, setidaknya anggrek bulan mempunyai dua jenis warna pada mahkota, yakni merah dan keemasan.

Untuk mahkota merah, kelopak yang muncul bervariasi dari warna putih, ungu, dan kuning ketuaan. Adapun mahkota warna keemasan mempunyai kelopak warna putih saja. Cara menanam dan merawat anggrek bulan yang pertama, pemilihan bibit menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Biji atau benih dapat diperoleh di toko bunga terdekat. Biasanya harga yang ditawarkan cukup bervariasi, namun tetap terjangkau antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Selanjutnya, cara menanam biji dan merawatnya, biji tersebut dipindahkan ke dalam trey.

Media ini dapat diberikan tanah secukupnya dan biji tinggal ditaruh di atasnya dengan sedikit menekannya ke dalam. Pastikan pula bahwa biji mempunyai ruang yang sejajar dan rapi. Sehingga, setiap biji mendapatkan oksigen yang merata.

Dengan media ini, kita akan mudah memindahkannya ke tempat yang sejuk dan terkena sinar matahari yang cukup. Pada triwulan pertama, kita memberikan asupan unsur hara dari larutan Gromor dengan takaran setengah sendok teh per satu liter air. Cara menanam dan merawat anggrek bulan ini difungsikan untuk memaksimalkan perkembangan vegetatif pada tumbuhan.

Pasca tiga bulan, pertumbuhan bunga anggrek akan menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan ditandai adanya akar dan tunas yang telah mengembang. Oleh sebab itu, pemindahan ke pot transparan berukuran 15 cm pun perlu dilakukan. Selain media trey yang telah sesak, penggunaan pot dapat mengontrol kadar air di dalamnya dengan kualitas dan takaran air yang cukup, akar anggrek bulan akan terhindar dari pembusukan.

Anggrek bulan perlu mendapatkan nutrisi yang cukup. Salah satu nutrisi yang kerap digunakan para pecinta anggrek adalah dekastar dengan takaran setengah sendok teh per pot. Khasiat dari pupuk ini, perkembangan tunas akan semakin cepat dan tangkai akan menguat.

Perawatan anggrek bulan ini didasari pada sifat nutrisi dari pupuk yang menjadikan tanaman mampu menyerap unsur nutrisi. Untuk penggunaan, sebaiknya pupuk diberikan setiap dua hari sekali setiap pagi antara jam enam hingga jam delapan atau sore antara jam lima hingga jam enam sore.

Kebanyakan orang tidak tahu cara menanam dan merawat anggrek bulan hingga akhirnya menyirami dan memupuk anggrek pada saat siang hari. Alih-alih mendapatkan hasil maksimal, anggrek bulan akan mati dengan cepat. Fakta ini sesuai dengan cara kerja tumbuhan yang mengolah makanan pada siang hari.

Dengan perubahan suhu lingkungan yang mendadak, tumbuhan akan segera mati. Untuk merawat kembang supaya tetap sehat, penyiraman menjadi kunci utama. Bunga anggrek termasuk epifit yaitu, tumbuhan yang hidup dengan menempel pada tumbuhan lain sehingga anggrek tidak membutuhkan air yang banyak.

Penyiraman dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan air ke permukaan luar tanaman. Adapun bagian akar hanya beberapa mililiter air. Beberapa masalah klasik yang timbul adalah cabang dan tangkai yang keriput sehingga kebanyakan orang mengindikasikan bahwa tumbuhan tersebut kekurangan air dan menambahkan air hingga berimbas pada pembusukan akar dan kerontokan.

Untuk mencegah hal ini, anggrek dapat ditaruh di dahan pohon yang lebih besar dan menyirami bagian tersebut dengan sedikit air. Biasanya, tanaman hias ini akan kembali pulih dengan menyerap kebutuhan dari tumbuhan lain. Selain itu, tumbuhan ini semakin berkembang pada suhu 15 hingga 18 celcius pada malam hari dan kisaran 19 hingga 25 celcius pada siang hari. (Berbagai sumber/111)

BERITA TERKAIT