Mudahnya Menanam Apel di Pot

Senin, 30 Juli 2018, 20:01 WIB

Apel merah di dalam pot. | Sumber Foto:Berbagai sumber

AGRONET - Apel  merupakan salah satu buah yang paling sering dikonsumsi. Rasanya yang segar dan kaya akan vitamin B dan C membuat buah ini menjadi primadona. Untuk menanam apel dari biji memang menjadi tantangan tersendiri.

Namun bukan berarti tidak dapat dilakukan sendiri. Keuntungannya adalah pohon apel dapat dirawat sendiri sehingga dapat dipastikan bebas dari pestisida kimia. Menanam apel di pot juga memiliki keuntungan karena menghemat ruangan.

Ada beberapa cara menanam apel dari biji di pot. Pertama, pilih benih berkualitas unggul dan baik. Perlu diketahui pohon apel harus ditanam berpasangan agar berbuah karena pohon apel tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri.

Diperlukan dua pohon yang berbeda untuk melakukan penyerbukan. Benih berkualitas unggul dapat menghasilkan pohon apel yang prima. Biji apel dapat diperoleh dari buah, namun sebaiknya beli dari toko tanaman untuk memastikan kualitas benih.

Apel cocok tumbuh di suhu yang dingin. Misalnya di daerah Malang. Untuk menumbuhkan kecambahnya dari biji, diperlukan suhu yang dingin.

Teknik memanipulasi suhu dengan cara memasukannya ke dalam kulkas juga bisa dilakukan. Yaitu, menaruh biji yang sudah kering pada kain, kemudian bungkus biji menggunakan tisu basah dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat.

Wadah dapat berupa kantong plastik atau toples. Letakkan benih dalam lemari es bersuhu 4,4 sampai 10 derajat celcius selama 8 minggu. Biji akan mengeluarkan tunasnya dan berkecambah pada masa tersebut dan setelah 8 minggu, biji siap dipindahkan pada media tanah.

Untuk menanam biji apel di pot tanah yang terbaik adalah tanah dengan pH netral. Buat cekungan dalam tanah di pot selebar dua atau tiga kali luas biji yang sudah berkecambah. Tidak disarankan menambahkan pupuk pada tanah.

Pindahkan bibit secara hati-hati karena akar kecambahnya masih sangat lembut. Masukan benih ke dalam lubang kemudian tutup benih dengan tanah secara lembut, pastikan menepuk tanah dengan lembut. Siram benih agar tanah tetap lembab, namun jangan berlebihan dalam menyiramnya.

Letakan pot pada suhu kamar namun usahakan mendapat cahaya matahari yang cukup. Anda dapat meletakkan pot di samping jendela untuk asupan cahaya matahari yang cukup dan siram bibit secara teratur setiap hari. Setelah beberapa minggu, jika benih pada pot sudah menumbuhkan daun-daun kecil, jangan langsung memindahkan ke tanah terbuka karena sifatnya yang masih rentan.

Batang, akar, dan daun masih sangat rentan mati. Boleh menambahkan  pupuk kompos atau mulsa untuk mendorong pertumbuhan benih. Untuk memindahkan ke area yang lebih luas sebaiknya tunggu hingga tinggi bibit mencapai 25 cm.

Pohon apel tidak suka tanah yang terlalu basah. Pastikan menjaga kelembaban tanah agar tidak terlalu kering atau terlalu basah. Tanah yang lembab dan ber-pH netral akan mampu menyerap air dengan baik.

Pohon apel memerlukan sinar matahari langsung kurang lebih selama enam jam. Untuk itu disarankan menanam pohon apel menghadap ke timur atau utara pada tanah yang landai. (Berbagai sumber/111)

BERITA TERKAIT