Menanam Bawang Putih di Pot

Sabtu, 11 Mei 2019, 00:42 WIB

Bawang putih di dalam pot. | Sumber Foto:Berbagai sumber

AGRONET - Menjadi salah satu rempah yang ‘nyaris’ ada di setiap masakan membuat permintaan pasokan bawang putih tidak pernah putus. Terlebih berbagai khasiat bawang putih yang ditawarkan sangat berguna bagi kesehatan tubuh dan bermanfaat bagi kecantikan kulit. Pembudidayaannya pun dilakukan secara besar-besaran.

Untuk pembudidayaannya sangat mudah dan tentunya murah meriah. Hanya memerlukan lahan dan bawang putihnya saja. Bawang putih tidak hanya bisa dibudidayakan dalam lahan yang luas, namun bisa dicoba dengan media pot atau polybag.

Bawang putih tidak hanya bisa dibudidayakan dalam lahan yang luas, namun bisa dicoba dengan media pot atau polybag. Namun bagi pemula yang ingin mencoba menanamnya dan tidak memiliki lahan tanah yang luas, coba tanam menggunakan wadah seperti pot atau polybag saja. Kualitas bawang putih yang dihasilkan sama dengan yang ditanam pada lahan luas.

Untuk menanamnya coba ikuti langkah-langkah ini. Pertama, tentukan waktu penanaman. Untuk menanam bawang putih, disarankan dilakukan pada saat matahari bersinar maksudnya, sebaiknya tidak ditanam pada musim penghujan berlangsung.

Kedua, siapkan media tanam. Siapkan beberapa siung bawang putih yang masih segar. Dalam tahap ini, ada 2 cara yang bisa dipilih, yaitu dengan menggunakan bawang putih bertunas.

Agar bawang putih bertunas, simpan bawang putih tersebut di dalam kulkas selama 1 sampai 2 minggu hingga kecambahnya tumbuh. Selanjutnya, bawang putih tanpa tunas. Dikupas kulit luarnya, kupas seperti saat ingin mengolahnya menjadi masakan.

Ketiga, siapkan tanah untuk menanam bawang putih. Tanah yang diperlukan adalah tanah yang bercampur dengan pasir. Jangan menanamnya pada tanah liat, karena bawang putih tidak menyukai tanah lunak itu.

Untuk kombinasi terbaik, gunakan tanah ditambah pasir dan juga pupuk kandang. Media tanah yang disukai bawang putih adalah yang tercampur dengan pasir. Media tanah yang disukai bawang putih adalah yang tercampur dengan pasir.

Keempat, siapkan wadah penanaman, yaitu polybag atau pot. Masukkan tanah pada polybag
Tanam bawang putih sedalam 2 sampai 3 cm pada tanah yang sudah berada di dalam pot atau polybag. Pastikan bahwa ujung bawang yang runcing menghadap ke atas agar arah tumbuhnya ke atas, bukan ke samping.

Tutupi kembali dengan tanah. Pada bawang putih yang tunasnya sudah mulai tumbuh, tanam bawangnya dengan membiarkan bagian tunasnya tetap di atas permukaan tanah. Lakukan penyiraman sewajarnya saja.

Jangan biarkan kering dan jangan pula membuat tanahnya becek. Berikan pupuk seminggu sekali. Dan jangan lupa beri asupan paparan sinar matahari yang cukup.

Pada usia 2 minggu, biasanya daunnya sudah akan muncul dan mulai meninggi. Pastikan untuk memperhatikan dan menyingkirkan keberadaan hama penyakit yang bisa merusak tanaman bawang putih Anda. Bawang putih yang berusia 90 – 100 hari sudah tumbuh subur dan siap untuk dipanen. (Berbagai sumber/111)