Ragam Manfaat Beternak Kelinci

Selasa, 27 Maret 2018, 21:49 WIB

Kelinci

 

AGRONET-Banyak faedah yang didapat dengan beternak kelinci. Binatang ini cepat berkembang biak serta kualitas dagingnya juga tinggi dan berkadar lemak rendah. Selain itu, kulit dan bulunya juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Pemeliharaannya relatif mudah dan tak memerlukan biaya tinggi. Sisa-sisa sayuran yang sudah tak terpakai bisa menjadi bahan makanan untuk kelinci. Lahan untuk memelihara kelinci juga tak membutuhkan tanah yang luas.

Kelinci sejatinya adalah binatang liar yang tinggal di pinggiran hutan. Namun pada akhir abad 17, kelinci mulai dijadikan hewan ternak. Nyatanya, kini kelinci yang lucu itu sudah bukan lagi tergolong sebagai binatang liar.

Walau tak rumit, peternakan kelinci tetap memerlukan perencanaan. Ini agar hasilnya bisa maksimal. Berikut ini beberapa hal yang harus menjadi perhatian jika ingin beternak kelinci.

Pembuatan Kandang

Dengan bulu-bulu yang dimiliki, kelinci bisa hidup dalam lingkungan bersuhu di bawah 20 derajat Celcius. Pada suhu di atas 20 derajat Celcius pun kelinci juga bisa beradaptasi. Khusus untuk anak kelinci, sebaiknya suhu kandang diatur agar berada di kisaran 15-20 derajat Clcius. Sirkulasi udara kandang kelinci harus terjaga dan memungkinkan masuknya sinar matahari pagi.  

Ukuran luas kandang tergantung pada skala usaha yang diinginkan. Kandang kelinci berukuran 200 x 70 x 70 cm mampu menampung 12 ekor kelinci betina atau 10 ekor kelinci pejantan.

Binatang ini amat sensitif sehingga kandang harus dijaga agar senantiasa kering. Ini dimaksudkan untuk mencegah timbulnya aneka penyakit bagi kelinci.

Bahan untuk kandang kelinci bermacam-macam, bisa dari bambu, kawat, atau kayu. Lebih baik lagi bila kandang kelinci tak bisa dimasuki ular atau binatang pemangsa lainnya.

Pemilihan bibit kelinci sangat penting. Kita bisa menanyakan jenis-jenis kelinci pada ahlinya. Ada ras kelinci penghasil wol, kulit, daging, maupun hias. Pemilihan jenis kelinci ini terkait dengan usaha ternak yang akan kita jalankan.

Pastikan juga bibit kelinci itu sehat. Bibit kelinci yang berkualitas akan mampu menghasilkan banyak anak. Pilih bibit yang masih muda dan masih produktif.

 Pakan

Kelinci terbiasa makan dua kali sehari, tiap pagi dan sore. Sebaiknya, pada pagi hari diberi pakan pelet. Baru pada sore hari diberi sayuran atau rumput (pakan hijau). Untuk pakan hijau ini, sangat dianjurkan agar diberikan pada saat sudah layu sehingga kadar airnya sedikit.

Tidak semua jenis rumput cocok untuk kelinci. Rumput alang-alang atau rumput lainnya yang daunnya kasar tidak cocok untuk kelinci. Pelet untuk pakan kelinci sebaiknya terdiri atas: dedak padi/bekatul 40%, ampas tahu 40, tepung gaplek 10%, tepung jagung 9%, mineral premik 0.5%, dan arang aktif 0.5%.

Usia Siap Kawin

Ketika berusia 5 – 6 bulan, kelinci betina sudah masuk kategori dewasa dan siap kawin. Untuk kelinci jantan usia dewasa sedikit lebih tua. Usia dewasa pada kelinci jantan itu saat berumur 6 – 8.

Ada ciri-ciri khusus bagi kelinci betina yang siap kawin. Biasanya kelinci betina dewasa sudah siap kawin bila dagunya sering digosok–gosokkan pada bagian kandang, air kencingnya keruh, sikapnya gelisah, nafsu makan bekurang, serta kemaluannya bengkak dan berwarna merah.

Saat terbaik untuk mengawinkan kelinci, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Itulah waktu-waktu subur pada kelinci betina. Cara mengawinkan bisa dilakukan dengan memasukkan kelinci pejantan ke dalam kandang betina selama 7 hari. Biasanya setelah disatukan, kelinci akan segera kawin. Jika telah terjadi perkawinan paling tidak dua kali, maka kembalikan pejantan ke kandang semula.

Sekira 12-14 hari setelah perkawinan, lazimnya kelinci betina akan bunting. Kita bisa mengetahui keuntingan kelinci dengan cara meraba perutnya. Bilamana terasa ada bola-bola kecil berati itu telah terjadi kebuntingan.

Jika kelinci betina bunting, pisahkan dari pejantannya. Kelinci yang bunting kebanyakan tidak suka pada pejantan. Betina yang bunting sering kali bersikap galak pada si jantan. Bahkan tak jarang kelinci yang sedang hamil ingin menyerang pejantan.

Secara umum, usia kebuntingan kelinci sekitar satu bulan. Kalaupun lebih atau kurang, biasanya hanya selisih 1–2 hari. Pada saat kelinci bunting, hindari agar jangan mengganggu atau dipindah–pindah kandangnya. Ini akan membuat kelinci stress dan mengganggu kelangsungan kandungan.

Sama seperti manusia, kelinci yang bunting memerlukan makanan yang lebih dari biasanya. Lima hari sebelum melahirkan, sebaiknya sediakan peti berukuran 60 x 30 x 15 cm serta beri alas berupa rumput kering atau guntingan kertas koran.

Kelinci hampir selalu melahirkan pada waktu malam hari. Jumlah anak kelinci antara 3-10 ekor. Idealnya kelinci melahirkan 6 ekor anak sehingga sesuai dengan jumlah puting kelinci betina.

Jenis penyakit kelinci amat bannyak. Ada kudis, cacingan, mencret, sembelit, pilek, kembung, kaki bengkok, dan lain-lain. Konsultasikan dengan ahlinya jika kelinci Anda sakit. (berbagai sumber/442)

BERITA TERKAIT