Tiga Tahapan Memulai Beternak Bebek Petelur

Sabtu, 09 Juni 2018, 17:18 WIB

Bebek peteluir di dalam kandang. | Sumber Foto:Berbagai sumber

AGRONET – Ternak bebek merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan. Selain untuk menyalurkan hobi, ternyata beternak bebek memiliki potensi keuntungan materi yang menjanjikan. Selain dari banyaknya sumber daya bebek yang dapat dimanfaatkan, bebek merupakan hewan penurut yang tergolong mudah untuk diternak.

Persiapan bagi pemula sebelum beternak bebek petelur, sebaiknya mempersiapkan segala kebutuhan untuk menunjang kelancaran dalam beternak. Apa kebutuhan dan persiapan yang harus dipertimbangkan dalam beternak bebek petelur? Pertama, persiapan kandang.

Kandang bebek merupakan hal utama yang harus dipersiapkan. Kondisi kandang bebek petelur harus kering, nyaman dan bersih dari kotoran. Dinding utama kandang harus tertutup (sedikit terbuka), karena bebek akan gelisah ketika melihat hewan lain seperti kucing atau anjing melintas didekat kandang.

Tujuan dari kandang bebek petelur tertutup sedikit terbuka ialah sebagai sirkulasi udara dan angin tidak masuk secara langsung ke kandang melainkan tersaring. Ruangan kandang petelur tidak terlalu sempit atau idealnya 1 m persegi untuk ditempati 2 ekor bebek. Memperhatikan ruang gerak bebek ini penting karena dalam hal makan dan minum bebek tidak suka berdesakan dan lebih suka dengan cara bergantian.

Tinggi kandang menyesuaikan tinggi badan pemelihara. Hal ini mempermudah kita dalam memelihara bebek seperti memberi makan minum juga saat mengambil telur. Tinggi kandang ideal dapat berkisar antara 2,5 – 3 meter.

Kandang butuh penerangan. Ini hal penting dalam beternak. Selain untuk memudahkan dalam mengawasi dan memelihara, penerangan yang cukup juga dapat membuat nyaman bebek juga dapat menambah kehagatan ruang saat malam hari.

Sangat baik bila sering memperhatikan suhu kandang. Usahakan suhu kandang bebek petelur selalu sama seperti suhu ruangan (tidak terlalu dingin atau panas). Suhu kandang bebek yang baik dapat berkisaran antara 27 – 30 derajat celsius.

Kedua, persiapan peralatan pakan dan pakan ternak. Memberi pakan dengan maksimal mempengaruhi hasil panen telur. Tanpa makanan yang berkualitas, bebek petelur akan sulit bertelur.

Makanan bebek ternak biasanya berasal dari beberapa campuran bahan yakni dari makanan ikan, unggas pedaging maupun unggas petelur yang dicampur kemudian untuk dijadikan sebagai makanan bebek ternak. Dari beberapa bahan yang telah dicampur kemudian dijadikan sebagai tepung ikan atau bahan makanan pokok bebek petelur yang banyak mengandung protein hewani.

Dalam satu hari, satu ekor bebek petelur membutuhkan 16-20 grm asupan protein, sedangkan jagung hanya memiliki 9,2 gr kandungan protein. Oleh karena itu harus memberikan sedikit asupan pakan dengan sumber protein yang lain. Ada banyak sekali pakan alternatif lain untuk mengganti kosentarat pakan ternak bebek petelur yang bisa didapatkan.

Pakan dengan sumber protein tinggi memang sangat dibutuhkan oleh bebek petelur pada setiap harinya supaya lancar dalam bertelur. Akan tetapi kebutuhan akan zat gizi lain seperti karbohidrat, kalsium, vitamin dan gizi yang lainya juga harus kita berikan.

Untuk kebutuhan karbohidrat dapat diberikan bekatul atau nasi aking, sedangkan kebutuhan vitamin dapat diberikan sayur hasil sampah dapur atau bisa juga dicarikan di area persawahan. Pakan ternak bebek petelur yang baik adalah pakan yang mengandung banyak protein tinggi yang bisa diberikan dari pakan alternatif dengan harga yang murah atau bisa mencarinya tanpa harus membelinya dengan harga mahal.

Ketiga, memilih bibit bebek petelur agar mendapatkan hasil telur yang maksimal. Jenis bibit bebek petelur unggul yang banyak dibudidayakan di Indonesia ada berbagai jenis. Di antaranya, jenis bebek petelur tegal, bebek petelur alabio, bebek petelur  khaki campbell, bebek petelur bali, bebek petelur mojosari, bebek petelur CV 2000-INA dan jenis-jenis bebek petelur lainnya.

Setelah memilih bibit, lalukan pemeliharan dengan baik. Perbanyak membaca buku panduan cara beternak bebek petelur dan menimba ilmu dari para praktisi. (Berbagai sumber/111)




BERITA TERKAIT