Merawat Burung Agar Lebih Rajin Berkicau

Jumat, 18 Januari 2019, 10:48 WIB

Mbah Kus dan Kenari Janoko naik podium : | Sumber Foto:Dok Pribadi

AGRONET - Memiliki burung yang rajin berkicau menjadi tujuan utama setiap pemilik burung. Ada 3 faktor yang dapat meningkatkan kualitas burung rajin berkicau yaitu karakter atau trah, pola perawatan dan lingkungan serta pakan serta minuman.

Sementara cara merawat burung agar rajin berkicau sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara. Semakin banyak dan beragam burung berkicau, maka akan semakin tinggi pula perawatan burung yang sangat penting untuk dilakukan.

Apa yang Anda butuhkan adalah konsistensi, lebih bersabar, ulet dan juga mempertimbangkan dengan apa saja karakter dari burung alasan berbeda jenis burung juga berbeda karakternya. Bagii pemula yang ingin belajar burung perlu belajar lebih banyak dan mencari tahu cara merawat burung agar rajin berkicau.  

Mbah Kus, seorang pecinta burung asal Makamhaji, Sukoharjo yang memiliki acap kali juara di berbagai kompetisi burung, membagikan pengalaman dan pengetahuannya untuk AGRONET, Minggu 13/1/2018. 

Dari pembelajaran singkat dari Mbah Kus berikut dan didukung berbagai sumber, berikut beberapa perawatan yang biasa dilakukan oleh para pecinta burung agar burung yang dipelihara lebih rajin berkicau, yang dapat dilihat oleh para pemula:

Pengembunan

Cara pertama dalam merawat burung dilakukan dengan berkicau adalah dengan pengembunan yang dilakukan sebelum burung dijemur. Pada pagi hari sekitar jam 5 pagi, sangkar burung bisa diletakkan di dahan pohon meminta burung bisa mendapatkan udara yang segar untuk meningkatkan pernapasan. Pengembunan ini sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan seperti habitat asli mereka dan suasana di pagi hari memang sangat sulit untuk berkicau dengan rajin.

Memandikan Burung

Memandikan burung setiap pagi juga sangat penting untuk melindungi burung sekaligus memupuk makan setiap hari. Selain perawatan burung yang lebih rajin berkicau, memandikan burung juga akan memelihara kesehatan bulu pada burung sekaligus menghindari virus seperti kutu, tungau dan sebagainya yang bisa berbahaya.

Menjemur Pagi dan Sore

Berbeda dengan burung dara yang bisa diumbar, selain proses pengembunan yang dilakukan pada pagi hari, selanjutnya burung juga harus dijemur sekitar jam 7 pagi bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup dan tubuh burung bisa lebih hangat. Menjemur burung juga sangat penting sebab matahari adalah sumber vitamin D alami untuk burung sekaligus cara menghilangkan kuman serta jamur yang ada di tubuh dan sangkar burung.

Menghindari Sinar Matahari

Saat siang hari, letakkan burung di tempat sejuk karena burung bisa kepanasan, mogok berkicau lalu meriang dan bahkan bisa mati. Pastikan untuk meletakkan sangkar burung di tempat yang sejuk saat siang hari seperti teras atau di dalam rumah.

Membersihkan Kandang

Membersihkan kandang atau sangkar burung juga penting selanjutnya meminta burung rajin berkicau alasan burung sangat senang jika tempat tinggalnya tetap bersih dari berbagai kotoran yang menempel di kandang. Untuk itu, bersihkan juga kunci keberhasilan agar burung bisa rajin berkicau.

Angkat Wadah Pakan Sebelum Tidur

Mengangkat wadah pakan atau cabut voer sebelum tidur berguna agar saat burung bangun di pagi hari, maka pakan yang akan dicerna pertama kali adalah protein hewani seperti kroto atau serangga yang sangat baik untuk membuat karakter dan mental seperti hidup burung di alam pembohong. Cabut voer ini juga berguna burung bisa lebih jinak dan menghindari kegemukan jadi burung akan malas beraktivitas dan berkicau.

Metode ini dilakukan dengan cara mengangkat wadah saat ini sudah hitam yang dilakukan setiap malam jam 7 malam dan lampu tetap dinyalakan untuk mencegah burung tetap berkicau di tempat yang sepi dan gelap.

Hentikan Pakan Sebelum Kenyang

Pakan burung juga harus diangkat sebelum burung benar-benar puas. Jika burung diberi makan pada jam 7, maka selai 9 bisa dikeluarkan tempat pakan dan selai 12 bisa dipasang kembali dan juga mengeluarkan tempat pakan burung pada malam hari bersamaan dengan mengerodong burung. Burung ini bisa rajin berbunyi.

Berikan Pakan Tambahan

Pakan yang kaya akan nutrisi harus diberikan agar stamina burung tetap terjaga dan dapat lebih rajin berbunyi. Selain memberi pakan yang sudah jadi, Anda juga bisa memberi pakan tambahan yang dibuat sendiri sebab mutunya lebih terjamin dan hanya menggunakan bahan bakar yang memang bergizi untuk burung. Untuk membuat pakan tambahan, Anda bisa merebus kacang hijau hingga kemudian tiriskan. Siapkan juga ikan dan daging cincang yang dikeringkan memakai oven selama beberapa menit dan dinginkan. Siapkan juga wortel rebus lalu giling semuanya menjadi satu.

Tambahkan juga beberapa bahan herbal lain seperti jahe bubuk atau herbal lain dan juga buah-buahan seperti wolfberry dan acaiberry lalu jemur dan giling kembali hingga menjadi serbuk halus. Pakan ini dikeluarkan dapat diberikan sebagai voer atau sebagai pakan tambahan yang diminta burung rajin berkicau.

Berikan Ramuan Jahe

Para pencinta burung sudah tidak perlu lagi meminta bantuan ramuan jahe yang meminta bantuan lebih sering berkicau. Jahe sangat terkenal bisa mengundang burung untuk berkicau lebih rajin sekaligus meminta burung untuk musim hujan yang berguna untuk menghangatkan tubuh burung dan membuat burung lebih aktif.

Di dalam jahe mengandung zat yang disebut gingerol yang sangat baik untuk mengatasi masalah infeksi yang bisa membuat burung kesulitan bersuara sebab udara menyumbat pada kerongkongan. Untuk membuat ramuan ini, cincang jahe dan rebus sampai mendidih lalu dinginkan dan diberikan pada burung. Namun ingat untuk tetap memberikan minum biasa untuk melengkapi solusi jahe tersebut.

Latihan Secara Teratur

Latihan rutin dan teratur yang diperlukan untuk unggas tetap sesuai. Tempatkan burung di tempat yang ramai namun tidak berisik sebab bisa membuat burung demam jika kondisinya belum benar benar siap. Burung terkadang juga bisa meminta gugup untuk berkicau di daerah yang terlalu ramai sehingga harus dilatih terlebih dahulu sebelum lebih banyak dan tidak gugup saat berada di tempat yang sangat ramai.

Melatih Fisik Dalam Sangkar

Melatih fisik burung dengan cara ditempatkan dalam kandang juga sangat penting untuk menguatkan otot sehingga perlu nafas dan kekuatan vokal bisa lebih baik dan juga panjang. Sangkar umbaran sendiri merupakan jenis sangkar yang digunakan khusus untuk mengumbar burung dengan ukuran bervariasi dari 1 hingga 3 meter.

Melatih burung pada umbaran ini bisa dilakukan 3 kali dengan 3 jam. Selain melatih di kandang, kandang sehari-hari yang lebih besar juga sangat penting digunakan burung bisa bergerak lebih banyak dan lebih baik lagi dengan burung yang sehat bisa lebih baik dengan berkicau.

Letakkan Sangkar di Keramaian

Meletakkan sangkar burung di tempat yang ramai dikunjungi burung yang terbiasa dengan ini dan tidak mudah stres. Kandang atau sangkar bisa diletakkan di teras atau tempat lain yang sering dilalui. Tambahkan juga beberapa sangkar lainnya buat burung bisa lebih nyaman karena melihat burung lain. Perawatan ini sangat penting jika Anda ingin burung di perlombaan dimana daerah tersebut ramai.

Jika sangkar burung terlalu lama ditempatkan di tempat yang sepi akan membuat burung gerabakan dan lebih takut dengan orang. Untuk menyelesaikan burung di area keramaian harus dilakukan seperti membawa ke teman lain yang juga membawa burung, datang ke perlombaan atau digantang di lingkungan yang ramai.

Lakukan Menguasai

Selanjutnya perawatan burung rajin berkicau adalah dengan memutarkan suara burung lewat MP3 atau audio semacamnya. Ini sangat penting untuk menguatkan mental burung yang terbilang masih pembohong.

Pilih suara burung sejenis merdu atau suara burung yang sudah menang perlombaan. Lakukan pemasteran dengan jeda 5 menit bunyi dan 5 menit diam serta suara yang dibuat pemasteran dipilih yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu banyak variasi. Untuk memulai, pilih 1 suara dulu seperti contohnya suara jangkrik. Lakukan ini sebanyak 3 kali sehari selama 1 jam bisa pagi, siang dan malam.

Sesudah 1 minggu, maka suara dapat ditambahkan dengan cara tetap memutar suara pertama lalu ditambahkan dengan jenis suara dikeluarkan Caranya memutar suara pertama selama 5 menit dan lanjutkan suara kedua selama 5 menit dan begitupun selanjutnya.

Berlatih Dengan Cermin

Menggunakan cermin untuk melatih mental yang mengeluarkan bunyi sebagai naluri saat sedang tersaingi karena melihat bayangannya di cermin.

Perawatan ini tidak mendukung burung yang bisa berkicau dengan suara yang indah, namun melatih burung untuk berjuang mengeluarkan suara. Cermin tersebut dapat digantungkan pada dinding sangkar, namun sebaliknya jika burung menjadi marah, maka cukup dekatkan cerminnya hanya untuk menghindari bulu di sayap dan ekor menjadi rontok.

Dekatkan Dengan Burung Sejenis

Sangkar burung juga bisa didekatkan dengan sangkar burung lain yang dikenal atau dikenal dengan istilah mentrek. Untuk cara ini harus dipilih burung yang baik dari segi umur, penampilan dan sebagainya. Jika memilih burung yang salah, maka akibatnya bisa fatal karena burung bisa stres karena mendengarkan kicauan burung lain yang lebih bagus. Tidak, burung akan berkicau dan lebih fokus mencari jalan untuk mendukung diri karena tertekan.

Merawat burung agar rajin berkicau harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan kesabaran dan ketelatenan perlu perbaikan burung bisa tetap dengan baik dan akhirnya burung bisa lebih sering berkicau. (234).