Beternak Entok, Lebih Mudah dan Menguntungkan

Jumat, 19 April 2019, 19:34 WIB

Entok, si rakus yang cepat besar. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --  Budidaya entok mungkin tidak sepopuler ayam atau bebek, karena memang dari segi pemasaran entok lebih sulit dibanding unggas-unggas lainnya. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan juga setelah kita menemukan pasar potensial, beternak entok justru lebih menguntungkan dibandingkan ternak ayam atau bebek.

Ada beberapa sifat-sifat unggul entok yang menjadikan alasan mengapa kita pilih untuk dibudidayakan, diantaranya:

  1. Daya Tahan. Entok tidak mudah terserang penyakit serta tahan terhadap perubahan suhu dan cuaca yang ekstrim sekalipun.
  2. Harga tinggi. Karena jumlah peternak entok tidak sebanyak ayam atau itik, maka hewan yang gemar bermain di air ini memiliki harga yang cukup tinggi. Pejantan yang sudah besar bisa mencapai harga seratus ribu. Di beberapa daerah harga entok cenderung lebih mahal.
  3. Rakus. Entok sangat rakus dalam hal makan sehingga membuatnya cepat besar. Konsekuensinya kita harus stok pakan yang banyak. Selain dalam hal jumlah, entok juga bisa memakan apa saja yang ditemuinya. Hal ini yang membuat memelihara entok lebih ekonomis karena bisa memanfaatkan makanan sisa rumah, memanfaatkan hasil kebun atau bahan-bahan yang ada di sekitar. Meski demikian, akan lebih bagus jika bisa memberikan pakan yang berprotein tinggi agar entok cepat besar.

Untuk sukses ternak entok, harus benar-benar diperhatikan beberapa hal mulai dari lokasi budidaya, pakan hingga perawatan harian.

Persiapan kandang

Entok sangat suka bermain air. Oleh karena itu mutlak untuk menyediakan tempat berendam entok. Carilah lokasi yang dekat dengan air atau kubangan.

Buatlah kandang yang dilengkapi dengan tempat makan di dalamnya dengan ketinggian kandang yang cukup tinggi dan dibuat dari jaring dipadukan dengan bambu. Ketinggian kandang ini dimaksudkan agar entok tidak terbang dan lari dari kandang. Kandang terbaik untuk anak entok adalah kandang battery. Selain tempat makan, sediakan juga tempat mengeram di dalam kandang.

Pemilihan Indukan

Penting diperhatikan pemilihan indukan agar telur atau daging yang dihasilkan bagus serta bisa cepat. Jika anda ingin melakukan budidaya entok secara modern, sebaiknya beli indukan dibandingkan anakan atau biasa dikenal DOE. Jika mempunyai 20 indukan dan rata rata bertelur 10 maka dalam kurun waktu 40 hari kita sudah mempunyai 200 DOE.

Pakan

Tempat anak entok (meri) bersama dengan induknya dalam kandang battery selama 1 hingga 2 hari. Tujuannya adalah agar meri dapat menyesuaikan diri dengan cara memakan pakan yang telah disiapkan. Induk entok akan secara alami mengajari anaknya. Jangan lupa untuk melengkapi kandang battery dengan lampu yang memiliki daya 5 hingga 10 watt. Masukkan juga tempat minum, karena entok senang nyosor atau makan. Induk entok bisa makan hingga setengah kilogram dedak.

Cara ternak entok ini bisa dikatakan mudah karena entok tidak banyak pilihan dalam pakannya. Sangat mudah mencari pakan untuk entok, seperti dedak, bekatul, dan yang lainnya. Bahkan entok juga bisa memakan sayuran, jagung, dan lainnya.

Perawatan

  • Usia 1 sampai 2 minggu  entok perlu diberi pakan konsentrat starter dengan minuman berupa air bersih yang dapat dicampur dengan vitamin.
  • Campurkan konsentrat starter dengan pakan induk untuk minggu selanjutnya
  • Usia 1 bulan anak-anak entok dapat dilepas bermain di pekarangan dan di kolam budidaya entok. Pada umur ini walau entok sudah lebih kuat namun udara dingin dapat membuat perut mereka kembung dan pencernaannya terganggu. Untuk itu pastikan perut mereka telah terisi sebelum malam hari. Jika angin bertiup kencang dan pada malam hari suhu udara menjadi lebih dingin, tutup dinding kandang dengan terpal untuk menjaga kehangatan di dalam kandang.
  • Induk entok bertelur setelah 1 bulan dipisahkan dari anaknya (disapih).
  • Ketika berumur 2,5 bulan entok telah mencapai bobot 2,5 kilogram. Saat itu tubuh entok telah ditumbuhi oleh bulu berwarna putih, bulu ekor telah memanjang, dan bulu-bulu di bagian sayap mulai tumbuh. Pada periode ini entok semakin lahap menyantap pakan.
  • Entok bisa bertelur setelah masa pengeraman 35 hari 

Agar nafsu makan entok stabil, dalam budidaya entok yang baik disarankan untuk menyediakan pakan tanpa air.

Pembesaran entok sampai bisa panen mencapai 4-5 bulan. Atau menunggunya beberapa minggu lagi jika tujuan pemeliharaan entok dipersiapkan sebagai indukan. Masa pemeliharaan berlangsung hingga usia 6 bulan. Kita sudah harus menentukan sebelumnya, tujuan pemeliharaan entok agar bisa memperoleh keuntungan yang maksimal.

Vaksinasi

Meskipun entok mempunyai daya tahan yang baik terhadap penyakit, bukan berarti entok tidak bisa terserang penyakit sama sekali. Oleh karena itu perlu juga dilakukan vaksinasi. Karena satu-satunya virus yang mudah menjangkiti entok adalah virus flu dan pilek, lakukan vaksinasi Vitachicks sebagai pilihan.

Demikianlah panduan beternak entok, semoga bermanfaat. (dari berbagai sumber - 234)

BERITA TERKAIT