Cantik Alami dengan Sabun Kefir Mahasiswa UGM

Selasa, 26 Juni 2018, 14:24 WIB

Sabun kefir inovasi mahasiswa UGM | Sumber Foto:Humas UGM

Rambut adalah mahkota bagi perempuan. Dari rambutnya, perempuan akan memancarkan pesona cantiknya. Karenanya banyak perempuan yang sangat memperhatikan perawatan rambut. Rambut kering dan sensitif tentu memerlukan perawatan yang khusus. Dari alasan inilah, lima mahasiswa UGM, yakni Prily Nafarya Hanggraeni (Ilmu Keperawatan), Aditya Nugraha (Pendidikan Dokter), Ririn Febri Suryani (Fakultas Farmasi), Ardiansyah Syaifurrahman (D3 Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil), serta Dara Rahmadani (D3 Akuntansi), bersemangat untuk membangun bisnis sabun kecantikan yang mereka beri label Safir, sabun kecantikan ini memanfaatkan probiotik untuk merawat kulit kering dan sensitif.

“Sabun dibuat dari kefir yaitu olahan ekstrak susu dengan penambahan starter yang mengandung probiotik,” kata Prily, Selasa (26/6) di Kampus UGM.

Probiotik yang dimaksud adalah Lactobacillus acidophilus, Streptococcus thermophilus, Bifidobacterium bifidum, Bakteri Asam Laktat (BAL), dan ragi. Selain mengandung probiotik, kefir juga memiliki kandungan vitamin dan sejumlah mineral. Selain itu, juga mengadung AHA yang bermanfaat bagi kesehatan kulit, seperti mengurangi efek penuaan, menyamarkan garis halus dan kerut, mengurangi pembesaran pori-pori, mengurangi pigmentasi, menghaluskan kulit dan lainnya.

Prily menyampaikan dengan banyakya kandungan yang terdapat dalam kefir, maka akan memberi manfaat bagi kesehatan. Ia mencontohkan sebagai antimikrobia dan aktivitas cicatrizing, efek antimutagenik dan antioksidan, serta memiliki sifat antialergi, dan anti inflamasi.

“Penggunaan ekstrak susu kefir mampu menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne yang merupakan bakteri penyebab jerawat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dengan sifat antioksidan yang dimiliki, kefir mampu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar UV dan paparan polusi udara.

Sabun yang terbuat dari bahan organik ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi perawatan rambut yang lebih sehat dan higienis. Sehingga masyarakat dapat beralih dari sabun berbahan kimia yang beresiko terhadap pertumbuhan sel-sel kulit.

“SAFIR ini terbuat dari bahan organik tidak menggunakan bahan kimia seperti Sodium Lauryl Sulfate yang bersifat iritatif bagi kulit sehingga aman digunakan bahkan untuk ibu hamil dan menyusui sekalipun,” terangnya.
SAFIR dibuat menggunakan 3 macam kefir sekaligus yakni krim kefir kolostrum, krim kefir etawa dan kefir whey. Ditambah dengan minyak biji anggur yg mengandung antioksidan tinggi.

Saat ini, kelima mahasiswa muda ini mengembangkan sabun kefir dalam 2 varian yaitu Honey dan Greentea. Aroma Honey dapat memberikan efek menenangkan dan melembabkan kulit. Sedangkan aroma greentea dapat memberikan efek segar sepanjang hari. (Humas UGM/222)