Ini Dia Beras Hitam yang Bernilai Tinggi

Selasa, 11 September 2018, 23:22 WIB

Beras hitam | Sumber Foto:Istimewa

 AGRONET—Budi daya beras hitam mulai berkembang di Cianjur, Jawa Barat.  Salah satu petani yang telah membudidayakan beras hitam sejak empat tahun lalu adalah Tantan Ahmad yang juga direktur Agenda Hijau Center.

Tantan menjelaskan, kemarin (10/9) di Cianjur, sambutan pasar cukup menggembirakan atas  budi daya komoditas beras hitam. Salah satu daya tarik budi daya beras hitam lantaran komoditas ini merupakan konsumsi raja-raja Cina dan sultan-sultan Nusantara zaman dulu.

“Ada juga beras hitam lokal dari Jawa dan Sulawesi,” paparnya. Ia pun mengaku lebih suka membudidayakan beras hitam lokal.

Berdasarkan keterangan Tantan, nilai gizi beras hitam paling tinggi di antara yang lain. Urutan nilai gizi beras adalah: hitam, ungu, merah, cokelat, dan putih. Di samping itu, beras hitam juga memiliki kelebihan lain.

Beras hitam, ungkap Tantan, mengandung antisionin untuk antioksidan yang mampu melawan radikal bebas kanker, vitamin E untuk kesuburan, serta banyak mengandung serat. Beras hitam juga mengurangi kolesterol jahat, menurunkan gangguan jantung, untuk terapi diabet, dan mencegah alzheimer.

Dia berharap banyaknya kelebihan beras hitam ini bisa mengudang generasi milenial untuk tertarik membudidayakannya. “Nilai ekonomisnya juga lebih tinggi dibandingkan komoditas beras lainnya,” kata Tantan.

Harga gabah beras hitam bisa dua kali lipat dari beras biasa. Harga berasnya pun juga jauh lebih mahal dari beras putih. Artinya, jelas dia, kesejahteraan petani beras hitam lebih terjamin bila menanam berash hitam.

Menurut Tantan, tanaman beras hitam lebih ramah terhadap tanah dan air. Ini karena budi daya beras hitam menganut sistem 3R: reduce, reuse, dan recycle. (442)

BERITA TERKAIT