Dompet Dhuafa Adakan Pelatihan Bagi Korban Gempa di Lombok

Rabu, 10 Oktober 2018, 15:54 WIB

Dompet Dhuafa bersama warga Lombok | Sumber Foto:Dompet Dhuafa

AGRONET--Masa siaga darurat bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah usai. Sebagai upaya pmulihan kembali aktivitas ekonomi yang sempat terhenti akibat gempa, Dompet Dhuafa (DD) melalui Tim Psychological First Aid (PFA) melaksanakan program pelatihan keterampilan urban farming. Pelatihan ini diperuntukkan bagi warga yang mampu bertahan hidup gempa Lombok.

Menurut Direktur Utama DD Filantropi, drg Imam Rulyawan MARS, Rabu (10/10) di Jakarta, kegiatan pelatihan urban farming bertujuan untuk pemulihan lanjutan bagi warga yang mampu bertahan hidup. Program ini disebut Lombok Recovery (Lover).

Ia menambahkan,hal tersebut dilakukan agar masyarakat yang terdampak gempa akan lebih mudah kembali beraktivitas normal. Melalui pelatihan itu diharapkan warga bisa mendapatkan kegiatan atau aktivitas ekonomi sebagaimana sebelum terjadinya gempa.

Program urban farming juga meliputi pelatihan keterampilan menanam buah dan sayur di pekarangan rumah.Kegiatan ini mampu menarik antusias warga untukmengikutinya.

Bukan hanya melatih warga berkebun di pekarangan rumah, namun keterampilan urban farming juga mendorong warga untuk berpikir kreatif karena harus menanam tumbuhan di lahan yang sempit atau terbatas. Imam menjelaskan ini merupakan metode yang terbilang baru dalam dunia pertanian di Indonesia. Halitu pun dapat menjadi wawasan baru bagi petani, khususnya yang ada di Lombok.

Para peserta pelatihan ada pria, ibu-ibu, remaja pria atau wanita. “Pemberian keterampilan tersebut diharapkan menjadi salah satu cara warga Lombok untuk kembali bangkit,” ungkap Imam.

Dia mengutaralkan, mayoritas masyarakat Lombok bermata pencaharian sebagai petani. Dengan mendorong masyarakat berkegiatan sesuai dengan rutinitasnya, kata Imam, tentu akan lebih mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat secara umum. (DD/711)

BERITA TERKAIT