Sejuta Manggis di Ranah Minang

Selasa, 27 November 2018, 11:42 WIB

Pedagang menjajakan buah manggis. | Sumber Foto: Istimewa

AGRONET -- Kementerian Pertanian mencatat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merupakan salah satu sentra produksi utama manggis di Indonesia. Pada tahun 2017 total produksi mencapai 34.422 ton setahun atau 21 persen dari produksi nasional 161.751 ton.  Awal Oktober 2018 manggis Sumbar sudah ekspor perdana ke Tiongkok dengan kontrak sebanyak 10.000 ton.

Potensi besar manggis di Sumatera Barat itu mendorong pemerintah untuk menggalakkan penanaman manggis di sana. Menteri Pertanin, Andi Amran Sulaiman, beberapa waktu lalu meminta Gubernur Sumbar dan Bupati Lima Puluh Kota untuk fokus mengembangkan pertanian manggis.

Jika terlaksana, diperkirakan pada tahun 2025 sampai 2030, jumlah produksi manggis Sumbar setahun bisa menembus 200 ribu ton. Asumsinya per batang menghasilkan 200 kilogram buah.

Direktur Jendral Hortikultura Kementan, Suwandi, Senin (26/11) mengatakan mendukung program satu juta manggis di Sumbar. Pihaknya akan terus mendorong dan akan mempermudah proses izin ekspornya. Bibit manggis akan dibagikan Kementan melalui Dinas Pertanian Sumbar dan kabupaten/kota.

Selain Sumatera Barat, daerah sentra produksi manggis, yakni Bali dan Jawa Barat. Di Jawa Barat produksi mencapai 42.122 ton atau 26 persen dari produksi nasional. Kedua daerah ini rutin mengekspor manggis ke Tiongkok dan berbagai negara. 

Untuk 2018, diperkirakan produksi manggis nasional sebesar 166.725 ton, naik 3 persen dari 2017. Kementan memprediksi ekspor manggis di tahun 2018 mencapai 60.000 ton atau naik 553 persen dari 2017 yang hanya 9.167 ton. Ekspor ini merupakan 38 persen dari total produksi manggis nasional. (591)