Panen Serentak, Bawang Merah Brebes Melimpah

Jumat, 12 Januari 2018, 20:12 WIB

Panen serentak di seluruh Indonesia, harga bawang merah mengalami sedikit penurunan. | Sumber Foto:Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET - Brebes sebagai salah satu sentra produksi bawang merah, pada Desember 2017 telah menghasilkan bawang merah sebanyak 33.933 ton. Karena terjadi panen serentak di seluruh Indonesia, harga bawang merah mengalami sedikit penurunan.

Untuk membantu meringankan beban petani bawang merah, pemerintah melakukan pembelian bawang merah melalui Toko Tani Indonesia (TTI) sebanyak 40 ton secara bertahap dalam satu bulan. Pemprov Jawa Tengah mewajibkan para  ASN/PNS membeli bawang merah sebanyak 13 ton, Bulog sebanyak 17 ton dan ASN/PNS Kabupaten Brebes sebanyak 24 ton.

"Kami beli bawang merah petani Brebes, sehingga para petani diharapkan masih bisa menerima keuntungan," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, ketika mengunjungi petani bawang merah di Brebes, Kamis (11/1).

Tatis Setiawan, selaku vendor TTI melakukan pembelian bawang merah super langsung dari petani, sebanyak 15 ton di Desa Keboleden, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes dengan harga Rp 13.000/kg. Sedangkan harga di tingkat petani, menurut Nasrudin salah seorang petani bawang merah, untuk jenis super Rp 11.500/kg, jenis sedang Rp 8.000 – Rp 9.000/kg dan ukuran kecil Rp 7.000/kg.

Transaksi pembelian disaksikan langsung oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes  Budhiarso. (Biro Humas dan Informasi Publik Kementan/111)