Mantan Mentan Ajak Pemerintah Tidak Impor Beras

Minggu, 14 Januari 2018, 13:05 WIB

Pemerintah harus terlebih dahulu meminta rekomendasi dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

AGRONET - Mantan Menteri Pertanian Prof. Dr. Bungaran Saragih menyampaikan pesan khusus untuk pemerintah terkait rencana impor beras premium sebanyak 500 ribu ton dari Vietnam dan Thailand.

Bungaran mengatakan, sebelum memutuskan impor, pemerintah harus terlebih dahulu meminta rekomendasi dari Menteri Amran Sulaiman, karena yang mengetahui kondisi perberasan di tanah air adalah Menteri Pertanian.

“Pertimbangkan baik-baik kalau memang waktunya impor tetapi menurut saya, siapa yang mengambil keputusan impor, harus mendengarkan pendapat dari Menteri Pertanian karena paling tahu situasi produksi pangan nasional. Jangan ada orang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Jadi nasihat saya, dengarkan Menteri Pertanian,” tegas Prof. Dr. Bungaran, di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).

Bungaran menilai, pemerintah tidak perlu impor karena pasokan beras nasional mencukupi apalagi selama tiga tahun, stok beras melimpah. Capaian pemerintah untuk swasembada beras, harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Sudah bagus itu dan lanjutkan swasembada. Pertahankan itu. Kita percaya Menteri Pertanian. Setidaknya tidak ada impor oleh pemerintah karena beras tersedia. Tidak kurang, tidak kelaparan dan sebentar lagi akan panen. Kalau Menteri Pertanian bilang impor, ya impor kalau tidak ya tidak. Dengar itu,” tegas Bungaran. (KBRN/111)

Komunitas