Petani Sumbawa Barat Lakukan Ekspor Perdana Rumput Laut

Jumat, 09 Maret 2018, 14:36 WIB

Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir Musyafirin MM (bertopi) berjabat tangan dengan GM Operation PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Wudi Raharjo, menandai panen perdana sekaligus ekspor perdana rumput laut dari budi daya petani di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

AGRONET-Para petani rumput laut di wilayah Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat  melakukan panen perdana dari hasil budi daya rumput laut. Panen perdana ini sekaligus ditandai dengan ekspor perdana ke Cina pada Kamis (8/3) lalu.

Petani rumput laut dari tiga desa (Kertasari, Koarlian, dan Kiantar) di Sumbawa Barat yang terdiri atas 45 kepala keluarga (KK) merupakan binaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Selain rumput laut, program pemberdayaan masyarakat (community development/comdev) PT AMNT untuk rakyat di Sumbawa Barat meliputi budi daya ayam petelur, ayam pedaging, lele, gula aren, dan madu.

Menurut Manajer Comdev PT AMNT, Bambang Triharyono, ekspor perdana rumput laut itu mencapai 10,5 ton. Konsultan dan pembeli hasil rumput laut adalah PT Costalindo Sumbawa Energi dengan eksportir PT Adi Tirta.

“Dalam program ini kami tidak memberi bantuan uang tapi modal kerja/produksi. Syarat lainnya yang paling penting adalah dana partisipasi dari masyarakat,” kata Bambang.

Pemberdayaan masyarakat di Sumbawa Barat ini adalah bagian dari program corporate social responsibility (CSR) PT AMNT yang merupakan anak perusahaan PT Medco Group. Masyarakat yang bisa menikmati bantuan dari PT AMNT harus mengajukan rencana usaha, lokasi, strategi usaha, hingga pendanaan. Wakil kelompok masyarakat harus  mempresentasikan rencana tersebut di depan tim ahli dari PT AMNT.

Sementara itu Manajer Social Responsibility PT AMNT, Syafaruddin Jarot, mengutarakan ini merupakan tahun kedua aktivitas CSR sebagai perusahaan nasional. “Dalam bermitra dengan masyarakat, PT AMNT akan menjaga produksi, pasar, dan jaringan kerja sama,” paparnya.

PT AMNT juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir HW Musyarifin MM, yang ikut hadir dalam acara itu. Jarot menilai dukungan pemerintah daerah cukup besar dalam kegiatan ini.

PT AMNT akan terus mengembangkan budi daya rumput laut tersebut sehingga bisa menjadi ikon di wilayah itu. Apalagi metode baru yang dikembangkan dalam budi daya ini, menggunakan sistem keramba dan bukan patok dasar maupun long line, ternyata jauh lebih produktif dan berhasil guna. (442)