Pemerintah Terus Awasi Harga Cabai dan Bawang

Jumat, 06 April 2018, 22:09 WIB

Mendag Enggartiasto Lukito.

AGRONET-Kementerian Perdagangan akan mengawasi dan memantau pergerakan harga sejumlah komoditas. Pantauan ini terutama berkaitan dengan kian dekatnya bulan Ramadhan dan lebaran.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito, mengutarakan komoditas yang dipantau terutama yang harganya sering bergejolak. “Cabai, bawang merah, dan tomat misalnya, akan menjadi perhatian kami. Harga dan keberadaan komoditas itu memang fluktuatif karena bersifat musiman,” kata dia di sela-sela rapat koordinasi daerah di Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (6/4).

Pemerintah melakukan sosialisasi harga kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran. Selain itu, pemerintah juga membahas stok atau persediaan kebutuhan pokok.

Enggartiasto menambahkan, salah satu penyebab terjadinya fluktuasi harga lantaran belum tersedianya tempat penyimpanan untuk komoditas tersebut. Kemendag tengah menjajagi kemungkinan bekerja sama dengan swasta untuk pengadaan tempat penyimpanan komoditas yang bersifat fluktuatif itu. Bulog pun juga mendapat tugas untuk menyediakan tempat penyimpanan.

“Untuk persediaan beras, daging ayam, telur, dan daging sapi/kambing dijamin aman. Demikian pula dengan minyak goreng, gula, dan garam,” papar Enggartiasto.

Pemerintah memutuskan, mulai 13 April, semua pedagang beras di pasar tradisional wajib menjual jenis yang berkualitas medium. Pemerintah pun sudah menyiapkan kebutuhan beras dalam beberapa bulan mendatang.

Di beberapa daerah, harga beras relatif masih tinggi. Itu sebabnya pemerintah membentuk tim yang terdiri atas 200 orang dari Kementerian Perdagangan, Dinas Perdagangan, serta Satgas Pangan untuk mengecek dan mengendalikan semua harga pangan selama Ramadhan dan lebaran. (442)

BERITA TERKAIT