Banda Aceh Segera Operasikan Ruang Pendingin Ikan di Lampulo

Senin, 16 April 2018, 11:52 WIB

Rapat evaluasi bantuan pemerintah pusat di Banda Aceh, (14/4)

AGRONET- Cold storage (ruang pendingin ikan), milik pemerintah Banda Aceh di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, akan segera beroperasi di tahun 2018. Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat rapat evaluasi akhir proyek bantuan pemerintah pusat, Sabtu (14/4).

Menurut Aminullah untuk mengelola cold storage akan dilakukan pelelangan secara terbuka dan diumumkan pada hari Senin (23/4). Pengumuman akan dilakukan oleh Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) dan untuk pengelolaannya dibantu oleh Badan Pengelolaan Keuangan (BPKK) Banda Aceh.

Dia menambahkan cold storage dengan kapasitas 20 ton dan dilengkapi alat pembekuan ikan berkapasitas 3,5 ton per hari sangat dibutuhkan oleh nelayan Banda Aceh. Hal ini terjadi karena fasilitas serupa yang tersedia saat ini masih sedikit.

“Fokus kita sekarang adalah bagaimana agar fasilitas ini bisa segera digunakan oleh nelayan di Lampulo,” papar Aminullah. Dengan adanya fasilitas modern ini, lanjutnya, akan sangat membantu para nelayan dalam proses penyimpanan dan pengolahan ikan, terutama ikan tuna yang merupakan salah satu komoditi andalan di Banda Aceh.

Pengusaha pun akan lebih leluasa dalam mengekspor ikan ke luar negeri. Jika aktivitas ekspor ikan dari Banda Aceh semakin meningkat, tutur Aminullah, maka perekonomian masyarakat juga akan ikut terdongkrak. Ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah Kota Banda Aceh, lanjutnya, untuk mewujudkan Banda Aceh gemilang dengan ekonomi sebagai salah satu pilar utamanya. (KBRN/777)