HMI-Jamkrindo Adakan Pelatihan Beternak Burung Puyuh

Senin, 23 April 2018, 13:36 WIB

Peserta pelatihan beternak burung puyuh di Sukabumi. | Sumber Foto:HIPKA

AGRONET-Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (BPP HIPKA) bersama Perum Jamkrindo mengadakan kerja sama pelatihan beternak burung puyuh. Pelatihan ini diikuti oleh masyarakat umum dan peternak burung puyuh di seluruh Indonesia.

Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang diadakan mulai 20-22 April 2018. Mereka berasal dari Jamkrindo, HIPKA, Maporina, Forhati, PB HMI, dan peserta program OK OCE. Pelatihan diselenggarakan di Pondok Wirausaha Dewin Assalam Jl Pelabuhan ll, KM 20 Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat. Narasumber dan instruktur pelatihan Slamet Wuryadi, pemilik CV Slamet Quail Farm serta ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia, yang juga penngarang bukku Sukses Beternak Puyuh.

Rencananya, pelatihan ini akan digelar secara berkala. “Target kami adalah malhirkan pengusaha-pengusaha kecil dan menengah baru di bidang pangan,” kata Wakil Ketua Umum HIPKA, Subandriyo, kemarin (22/4), di Sukabumi.

HIPKA berharap peserta pelatihan nanti akan membuka usaha bidang budi daya burung puyuh. Produksinya pun, kata dia, bisa langsung diserap pasar. Dengan demikian, usaha ini bisa membantu program pemerintah untuk menciptakan lapanngan kerja baru.

Selain beternak burung puyuh, HIPKA juga sudah menggelar pelatihan berternak ikan sidat serta berkebun buah naga yang hasilnya untuk memenuhi permintaan ekspor. Pelatihan barista (meracik kopi) juga pernah digelar denngan tujuan mengantisipasi pasar seiring dengan menjamurnya kedai-kedai kopi di kota besar .

Dalam pelatihan itu, Jamkrindo memberikan dukungan penuh sebagai penjamin kredit usaha kecil dan menengah agar berkembang lebih luas. “Permintaan telur burung puyuh sangat besar. Permintaan telur puyuh di kawasan Jabodetabek mencapai 11 juta butir per minggu dan hanya terpenuhi 3,6 juta telur,” tutur Ketua Panitia Pelatihan, L Muhammad. (JPNN/422)

BERITA TERKAIT