Panen Raya Cabai di Kulonprogo, Pasokan Ramadhan Terjamin

Senin, 14 Mei 2018, 15:40 WIB

Tanaman cabai merah. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET-Kementerian Pertanian menjamin terpenuhinya pasokan dan kebutuhan cabai selama bulan puasa Ramadhan. Panen raya cabai di Kulonprogo, Yogyakarta pada pekan lalu menjadi alasan utama tak bakal adanya kelangkaan cabai.

Menurut Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura, Kementan, Prihasto Setyanto, panen cabai di Kulonprogo kali ini mencapai 350 hektare. “Produktivitas cabai juga cukup tinggi, sekitar 15 sampai 17 ton per hektare,” kata Prihasto kemarin (13/5) di Kulonprogo.

Dia menambahkan, secara nasional, produktivitas tanaman cabai hanya berkisar 10 ton per hektare. Ia bertekad menjaga produktivitas cabai itu dengan model bercocok tanam yang ramah lingkungan.

Lahan cabai di Kulonprogo merupakan tanah berpasir. Dengan pengairan yang mencukupi, lahan ini ternyata mampu dipakai untuk budi daya cabai. Pengairan yang digunakan adalah sumur pantek serta sistem irigasi dengan menggunakan selang. Selain itu, petani juga memberikan pupuk kandang 30 hingga 40 ton per hektare. Inilah yang membuat lahan cabai menjadi sangat subur.

Dalam pandangan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kulonprogo,  Bambang Tri Budi Harsono, komoditas cabai merupakan salah satu andalan di Kulonprogo. Luas tanam cabai pada 2017 mencapai 1.939 hektare dengan produksi sebesar 20.184 ton. Pada tahun 2018 target luas tanam 2.050 hektare dengan produksi 18.543 ton.

Kulonprogo memiliki peran strategis dengan lahan yang dimiliki untuk budi daya cabai. “Kami juga menjadi penyangga wilayah Yogyakarta dan Jabodetabek, khususnya komoditas aneka cabai," ujarnya.

Sedangkan anggota Komisi IV DPR, Titik Soeharto, meminta pemerintah agar menjaga dan mengendalikan harga cabai. Ia pun minta pasokan kebutuhan pokok lainnya mendapat perhatian pemerintah. (442)

BERITA TERKAIT