KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam

Kamis, 17 Mei 2018, 12:37 WIB

Ilustrasi kapal motor | Sumber Foto:Pixabay

AGRONET - Dalam operasi rutinnya, Kapal Pengawas Perikanan (KP) HIU 04 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap dua kapal perikanan asing (KIA) KM. BV 97192 TS. berbendera Vietnam, Senin (14/05) di sekitar Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau. Awak kapal vietnam yang berhasil ditangkap sejumlah 13 orang. Mereka menggunakan alat tangkap ikan pair trawl yang dilarang pada pukul 03.35 WIB. Pada pukul 04.30 KP HIU 04 kembali berhasil melakukan penghentian terhadap KM. BV 99922 TS (GT. 90) dengan awak kapal yang berjumlah 3 (tiga) orang berkebangsaan Vietnam, dan diduga kapal tersebut merupakan kapal bantu KM. BV 97192 TS di atas.

Nilanto Perbowo, Plt Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan, selain ditemukan adanya penggunaan alat tangkap terlarang pair trawl, kedua kapal tersebut juga tidak memiliki dokumen yang sah dari Pemerintah Indonesia untuk melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI).

Atas dasar hasil pemeriksaan awal, kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran di bidang perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp. 20 milyar.

Penangkapan dua kapal tersebut menambah jumlah kapal perikanan yang ditangkap oleh KKP melalui Kapal Pengawas Perikanan. Sampai dengan tanggal 16 Mei 2018, jumlah kapal perikanan ilegal yang ditangkap sebanyak 39 kapal dengan rincian kapal Vietnam sebanyak 8 kapal, Filipina 2 kapal, Malaysia 1 kapal, dan Indonesia 28 Kapal. (Biro Humas dan Kerja sama KKP/222)