Sebanyak 89 Warga Bogor Keracunan Keong Sawah

Minggu, 27 Mei 2018, 21:04 WIB

Keong sawah atau tutut. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET—Keracunan masssal menimpa warga Tanah Baru, Bogor, Jawa Barat akhir pekan ini. Tak kurang dari 89 orang mengalami keracunan akibat mengonsumsi keong sawah atau tutut.

Pemerintah Kota Bogor menetapkan kasus ini sebagai  kejadian luar biasa. Warga yang mengalami keracunan sudah mendapat perawatan di beberapa rumah sakit setempat. Ada pula sebagian yang dirawat di puskesmas terdekat.

“Kejadiannya memang masif. Alhamdulillah yang penting semua sudah tertangani dan mendapat perawatan,” tutur pelaksana tugas Wali Kota Bogor, Usmar Hariman.

Ada tiga RT yang warganya terkena keracunan keong sawah. Mereka berasal dari RT 01, RT 02, dan RT 05 di RW 07 Kelurahan Tanah Baru.  

Menururt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Rubaedah, gejala awal yang menimpa warga adalah mual, pusing, dan diare yang disertai demam tinggi. “Mereka semua mengaku telah mengonsumsi tutut saat buka puasa,” jelas Rubaedah.

Sampel makanan yang mereka konsumsi kini sedang dalam penelitian di Labkesda Dinas Kesehatan Bogor dan provinsi. Aparat belum bisa memastikan, apa jenis bakteri atau virus yang membuat warga keracunan.

Kepala Puskesmas Bogor Utara, Oki Kurniawan, menjelaskan bisa saja penyebabnya bakteri E coli. “Bisa juga bakteri lainnya. Masa inkubasinya sekitar 24 jam setelah mereka mengonsumsi keong sawah atau tutut," ungkap Oki.

Ia menngatakan, ini merupakan kejadian pertama di wilayahnya. Dengan alasan jumlah warga yang mengalami keracunan cukup banyak, maka kasus ini masuk kategori kejadian luar biasa. Oki menilai, penetapan status kejadian luar biasa itu sudah sesuai dengan kondisi yang ada dan ditetapkan melalui petimbangan matang. (442)

BERITA TERKAIT