Kementan Dorong Pembentukan Korporasi Pertanian di Daerah

Jumat, 08 Juni 2018, 15:00 WIB

Para petani sedang menanam padi.

AGRONET—Kementerian Pertanian terus melakukan upaya untuk meningkatkan taraf hidup para petani. Salah satu langkah yang akan dijalankan adalah mendorong dan memfasilitasi pembentukan korporasi pertanian.

“Tujuan utama membentuk koprporasi pertanian adalah meningkatkan kesejahteraan petani. Ini bagus sekali dan sangat mengutungkan petani,” tutur Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaeman, usai buka puasa bersama di Auditorium Kementan, Jakarta, kemarin (7/6).

Sebagai rintisan atau role model, korporasi pertanian itu akan dimulai di Indramayu, Jawa Barat. Koprporasi pertanian akan dimiliki oleh para petani. Aktivitas korporasi akan meliputi pengadaan bibit, pupuk, pengolahan, hingga penanganan pascapanen.

Bahkan, kata Amran, penngemasan produk serta pemasarannya akan ditangani oleh korporasi pertanian. “Proses ini penting karena lebih banyak nilai tambahnya,” kilah dia.

Mengenai hasil panen raya, mentan memperkirakan hasilnya akan lebih tinggi untuk periode bulan Juni-Juli dibanding tahun sebelumnya. Amran yakin angka hasil panen pada periode tersebut bakal naik sekitar 20 hingga 30 persen.

Ia berharap hasil panen itu bisa terserap oleh Bulog. “Semoga bisa diserap sebanyak-banyaknya,” paparnya. Sampai dengan awal bulan ini, daya serap Bulog atas hasil panen atau beras petani mencapai 800 ribu ton.  (442)