Wah...Harga Daging Ayam Gila-gilaan

Rabu, 13 Juni 2018, 09:14 WIB

Daging ayam potong. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET--Lonjakan harga daging ayam potong menjelang lebaran di sejumlah daerah tak tertahankan. Kondisi ini memaksa lembaga terkait melakukan tindakan agar harga daging ayam kembali normal.

Di sejumlah pasar di Jember, Jawa Timur, kenaikan harga daging ayam bahkan gila-gilaan. Menurut para pedagang di sana, harga daging ayam potong naik menjadi sekitar Rp55-56 ribu per kg. Padahal, harga normal hanya sekitar Rp35 ribu per kg.

Hal serupa terjadi di Bandung. “ Ya harga daging ayam potong naik tajam. Biasanya sekitar Rp33-34 ribu per kg. Sejak kemarin harga daging ayam potong di pasar telah mencapai Rp40 ribu per kg,” kata Aan Satriyani, Rabu (13/6).

Aan menjelaskan kenaikan harga daging ayam itu terjadi di Pasar Kosambi, Bandung.  Ibu dua anak itu sehari-hari biasa belanja di pasar tersebut.

Kenaikan harga daging ayam potong pun terjadi di pasar tradisional Solo, Jawa Tengah. Di Pasar Legi, Solo, harga daging ayam per kg biasanya tak lebih dari Rp33 ribu. Sejak kemarin, harga bahan pokok yang banyak dicari ibu-ibu itu telah mencapai Rp38 ribu per kg.

Selain tingginya permintaan, menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagyo, kenaikan harga itu terjadi juga karena persediaan yang terbatas. Beberapa pekan ini sempat terjadi seraangan penyakit terhadap peternakan ayam potong di Solo.

Sehubungan dengan itu, lembaganya bersama para peternak telah sepakat untuk menekan harga daging ayam potong. “Kami akan melakukan operasi pasar dengan melibatkan semua pihak terkait,” tutur Subagyo.

Ia berharap, dengan operasi pasar daging ayam potong itu, harga kembali normal. Dalam keadan normal di Solo harga jual daging ayam potong Rp33 ribu per kg. Sedangkan harga ayam hidup sekitar Rp21 ribu per ekor.

Operasi pasar daging ayam akan dilakukan di empat pasar tradisional. Keempat pasar itu adalah Pasar Ayam Semanggi, Pasar Gedhe, Pasar Legi, dan Pasar Jungke. (442)

BERITA TERKAIT