Jabar Hibahkan Lima Hektare Lahan untuk Penelitian Mutu Pangan

Rabu, 13 Juni 2018, 11:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menandatangani dua perjanjian hibah tersebut bersama dengan Direktur Pakan pada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Sri Widayati dan Ketua Pengurus Yayasan Saung Kadeudeuh Tenny Wirasman di Gedung Pa

AGRONET - Lima hektare lahan milik Pemprov Jabar dihibahkan kepada Kementerian Pertanian untuk dibangun sebuah balai penelitian mutu pangan. Tak hanya itu, Pemprov Jabar menghibahkan tanah seluas 400 meter persegi kepada Yayasan Saung Kadeudeuh Jabar.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menandatangani dua perjanjian hibah tersebut bersama dengan Direktur Pakan pada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Sri Widayati dan Ketua Pengurus Yayasan Saung Kadeudeuh Tenny Wirasman di Gedung Pakuan, Bandung, Senin (11/06/2018).

Selain kepada Kementan dan yayasan Saung Kadeudeuh, dalam meningkatkan pendidikan dan APK perguruan tinggi masyarakat Jabar, Pemprov Jabar juga telah menghibahkan tanah masing-masing seluas 30 hektare kepada lima kampus negeri baru yaitu Unsil Tasikmalaya, Unsika Karawang, Unpad Pangandaran, ITB Cirebon, dan IPB Sukabumi.
"Untuk Asrama Haji, Fisip UIN Syarif Hifayatullah Jakarta, Unwim, ISBI, dan Kopertis juga kita telah kami hibahkan tanah," tambah Aher.

Aher menuturkan, dalam bidang peternakan, Pemprov Jabar kini telah memiliki rumah sakit hewan di kawasan Lembang. Juga telah memberikan hibah kepada Rumah Sakit Hewan Pendidikan di komplek Unpad Jatinangor. "Alhamdulillah sekarang Unpad sudah punya Fakultas Kedokteran Hewan, karena kita sadar bahwa kesehatan hewan berdampak pada kesehatan manusia," ujarnya.

Dihibahkannya tanah kepada Yayasan Saung Kadeudeuh, menurut Aher, karena memiliki sejarah panjang antar kedua belah pihak. Saung Kadeudeuh dulunya dimiliki oleh Pemprov Jabar untuk membangun perumahan bagi masyarakat tidak mampu melalui dana sosial.

"Ya karena ada memori seperti itu. Layaklah kita memberikan lahan untuk Saung Kadeudeuh yang merupakan lahan pemerintah," katanya. (Humas Jabar/222)

BERITA TERKAIT