Awas...Ikan Arapaima Sangat Berbahaya!!!

Minggu, 01 Juli 2018, 15:35 WIB

Ikan arapaima. | Sumber Foto:Youtube

AGRONET--Kabar pelepasan ikan arapaima ke Sungai Brantas di sepanjang perairan Mojokerto, Jawa Timur mengundang perhatian banyak pihak. Pasalnya, ikan raksasa yang bisa mencapai ukuran hingga dua meter (2 m) itu saat lapar akan memangsa banyak ikan lokal apa saja.

“Ikan itu sangat berbahaya jika dibudidayakan atau dilepasliarkan di perairan nasional. Masyarakat harus mengetahui hal ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, akhir pekan lalu saat jumpa pers di Jakarta.

Susi mengingatkan agar masyarakat memahami karakter ikan arapaima. Ia menengarai ada masyarakat yang memelihara ikan itu hanya untuk hobi semata. Akan tetapi, karena mereka tidak telaten memeliharanya dan kebutuhan konsumsi ikan tersebut sangat banyak serta tak tega membunuhnya, maka ikan itu lalu dilepas di perairan umum.

“Itu perlu dicegah karena membahayakan dan merugikan. Akan banyak ikan lokal yang menjadi korban keganasan ikan arapaima,” kilahnya.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rina, telah berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menjerat pelaku pelepasan ika arapaima. Menurut Rina, BKIPM sudah menemukan pemilik 18 ekor ikan arapima di Surabaya.

Oleh sang pemilik, empat ekor di antaranya sudah diserahkan kepada masyarakat atau orang lain. Sedangkan sebanyak delapan ekor malah dilepas di Sungai Brantas.

Dari empat ekor yang diserahkan ke masyarakat, dua ekor ditemukan di tempat penampungan. Dua ekor lainnya sudah mati. Adapun dari delapan ekor yang dilepas di perairan Sungai Brantas, tujuh di antaranya sudah ditemukan.

Beredar pula kabar, bahwa ada 30 ekor ikan arapaima di sebuah penampungan ikan. Info ini juga akan ditelusuri oleh BKIPM.  Sesuai peraturan yang ada, pemelihara atau yang melepasliarkan ikan berbahaya tersebut dapat dipidana.

Terkait dengan hal itu, Dirjen Penguatan Sumber Daya Saing Kelautan dan Perikanan KKP, Nilanto Perbowo, meminta pada pemilik arapaima supaya menyerahkan jenis ikan itu pada pemerintah. Arapaima, tutur Nilanto, adalah jenis predator yang sangat berbahaya bagi lingkungannya. (442)

BERITA TERKAIT