Bulog Divre Jatim Produksi Beras Sachet

Jumat, 06 Juli 2018, 13:45 WIB

Bulog Divre Jatim produksi 10 Ton beras sachet | Sumber Foto:KBRN

AGRONET – Beras sachet mulai diproduksi Bulog Divre Jatim mengeluarkan inovasi baru, dengan memproduksi komoditas beras premium yang dikemas ekonomis. Yakni beras kemasan sachet dengan berat 200 gram, seharga Rp 2500.

Harga ini terbilang lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium. Karena jika ditotal, dengan membeli 5 kemasan sachet yang jumlahnya satu kilogram, konsumen hanua membayar Rp 12.500, sedangkan HET saat ini Rp 12.800.

Kepala Bulog Divre Jatim, Mohammad Hasyim mengatakan, tujuan dari produksi beras sachet ini adalah untuk memudahkan daya beli masyarakat. Karena selama ini, beras di pasaran terkemas dengan berat 1 kilo, 5 kilo, dan 10 kilo.

"Sekarang dengan uang 12.500 rupiah, bisa beli satu sachet. Ini bisa dikonsumsi 3 sampai 4 orang, dan bisa dibawa kemana mana," ujarnya, Jumat (6/7/2018).

Tahap perdana ini, Bulog Divre Jatim memproduksi sebanyak 10 ton. Yang nantinya akan dilepas atau didistribusikan ke berbagai pasar pasar tradisional, pasar pasar modern, dan Rumah Pangan Kita (RPK) di seluruh Kabupaten/Kota.

"Harapan kita, akan kami diatribusikan ke RPK RPK, toko toko, di pasar pasar juga, termasuk pasar modern, sehingga keberadaan beras ini bisa dilihat," tambahnya.

Beras "Kita" milik Bulog ini, sudah dikemas modern dengan saset warna kuning-orange. Diharapkan, beras ini dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Karena selain jenis beras yang dijual adalah premium, harga yang ditawarkan juga lebih murah. "Beras ini praktis, murah lagi," lanjut Hasyim.

Meskipun bukan inovasi yang pertama dilakukan oleh Bulog, Hasyim berharap, produksi beras saset akan mengalami peningkatan, seiring dengan banyaknya permintaan di masyarakat. (KBRN/Anik/222)

BERITA TERKAIT