Hah...Harga Telur Ayam Melejit Lantaran Piala Dunia?

Selasa, 17 Juli 2018, 14:51 WIB

Telur ayam.

AGRONET--Lebaran telah lewat, akan tetapi harga telur ayam terus melesat. Masyarakat pun mengeluhkan tetap tingginya harga telur ayam dan ingin tahu apa yang menjadi penyebabnya.

Berdasarkan pengamatan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito, kenaikan harga telur ayam terkait langsung dengan hajatan Piala Dunia sepak bola di Rusia yang berakhir dua hari lalu. Ia menegaskan, selama pertandingan Piala Dunia yang berlangsung selama sebulan itu permintaan telur ayam meningkat.

“Saat nonton bola tengah malam itu, mereka makan nasi goreng, kornet, serta mi goreng/rebus. Saya dulu juga. Begitu ada telur, kami buat nasi goreng,” kata mendag kemarin (16/7) di Jakarta.

Saat ditanya apakah pelaksanaan pilkada serentak juga ikut mendorong naiknya harga telur ayam, Enggar menolak. Menurut dia, dalam pilkada maupun saat kampanye, yang dibagikan ke masyarakat lebih banyak beras, gula, sirup, dan sejenisnya. Praktis tak ada telur ayam yang dibagikan.

Sedangkan Kementerian Pertanian mencatat kenaikan permintaan telur ayam dalam beberapa pekan ini. Rata-rata kenaikan permintaan itu mencapai 20-30 persen.

“Setiap daerah tingkat kenaikan kebutuhan telur ayam memang berbeda-beda. Mungkin saja peristiwa Piala Dunia ikut memberi pengaruh,” tutur Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, Fifi Murfiani.

Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan antisipasi terhadap lonjakan komoditas tersebut dalam waktu dekat ini. Beberapa peristiwa yang bisa mempengaruhi permintaan telur ayam akan menjadi perhatian pemerintah.

Harga telur ayam di pelbagai daerah kini ada di kisaran Rp30-32 ribu per kg. Sebelumnya harganya hanya sekitar Rp20-23 ribu per kg. (442)

BERITA TERKAIT