Banyuwangi Agro Expo 2018

Kesempatan Terakhir Selfie di Sawah Papan Catur

Jumat, 20 Juli 2018, 11:01 WIB

Lokasi Banyuwangi Agro Expo 2018

AGRONET—Jumat ini merupakan hari keenam bagi Banyuwangi Agro Expo 2018. Pameran pertanian dan peternakan yang digelar sejak 14-21 Juli 2018 terbesar di Jawa Timur ini berada di areal persawahan seluas 2,5 hektare. Dengan tema “Kampung Wong Tani”, Banyuwangi Agro Expo 2018 ini memang tergolong unik dan instagrammable.

“Beberapa bulan terakhir kita sengaja menanam langsung semua jenis tanaman yang akan dipamerkan. Sehingga semuanya alami dan menarik. Jadi kita bikin semacam laboratorium alam,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Arief Setiawan, Sabtu malam (14/7).

Arief menjelaskan, Banyuwangi Agro Expo dalam dua tahun terakhir memang sengaja digelar di areal persawahan yang berada di tengah kota. Yakni, di bilangan Jalan Brawijaya, tepatnya di depan Kantor Samsat Banyuwangi. Dengan menggunakan media sawah secara langsung, produk yang dipamerkan bisa ditanam di tempat secara langsung.

Untuk tahun ini, ada beragam jenis padi, sayuran dan buah jenis berbuah cepat yang ditanam secara langsung. Salah satu spot yang menjadi sasaran foto adalah padi yang berdaun hitam dan hijau. Kedua jenis padi itu, ditanam dalam satu petak menyerupai papan catur.

Menampilkan 300 tanaman hortikultura unggulan, para pengunjung bisa mendapatkan berbagai benih dan bibit unggul di Agro Expo Banyuwangi 2018 ini. Tak ada biaya tiket masuk. Gratis. Bahkan Pemkab Banyuwangi menyediakan puluhan hingga ratusan kilo buah segar seperti jeruk, buah naga, jambu, salak, semangka dan pisang, saat seremonial pembukaan dan saat di sela kunjungan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT), Eko Putro Sandjojo, didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa (17/7).

Dari enam hari berlangsungnya acara ini, antusiasme masyarakat terlihat cukup baik. Beragam kegiatan pendukung seperti lomba merangkai buah, kontes tanaman hias, kontes musang, bursa kopi, lomba poto instagram, kampanye konsumsi buah dan susu, agro edukasi, hingga pelayanan kesehatan hewan, senantiasa diramaikan oleh pengunjung. (222)

BERITA TERKAIT