Presiden Yakin Pertanian NTB akan Maju

Senin, 30 Juli 2018, 21:40 WIB

Presiden Jokowi (kanan) melakukan peinjauan usai meresmikan Bendungan Tanju di NTB hari ini (30/7).

AGRONET--Presiden Joko Widodo hari ini (30/7) meresmikan Bendungan Tanju di Desa Tanju, Manggalewa, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberadaan bendungan senilai Rp124 miliar itu diharapkan mampu mendongkrak hasil pertanian NTB sehingga semakin berkembang maju.

Menurut Jokowi, kunci pembangunan pertanian di NTB adalah soal air. “Keberadaan bendungan ini kita harapkan membuat komoditas pertanian di Dompu mampu meningkat dan maju dengan cepat,”  ujar Jokowi.

Presiden menambahkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dirampungkan lima waduk lagi di NTB. Jumlah pembangunan waduk ini merupakan yang terbanyak dibandingkan provinsi lain. Jokowi pun mengaku senang atas rencana dan program pembangunan waduk tersebut.

Kapasitas Bendungan Tanju bisa menampung air hingga 18 juta kubik. Dengan kapsitas tersebut, bendungan itu diperkirakan mampu melayani irigasi untuk 2.250 hektare sawah di Kecamatan Manggalewa.

“Menurut Pak Bupati Dompu, panen padi di sini biasanya setahun sekali. Nah setelah ada bendungan ini, saya harapkan petani di Dompu bisa panen padi setahun tiga kali,” papar presiden.

Bendungan tersebut dirancang bisa memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas 50 liter per detik. Di samping itu, bendungan juga dapat difungsikan untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Kecamatan Kilo. Limpahan air dari Kecamatan Kilo akan bermuara menuju  Bendungan Tanju.

Setelah beroperasinya Bendungan Tanju, saat ini di NTB ada sepuluh bendungan. Secara keseluruhan, pemerintah berencana membangun 49 bendungan di seluruh Indonesia.

Dalam acara tadi, Jokowi didampingi ibu negara Iriana. Hadir pula antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono; Kepala Staf Kepresidenen, Moeldoko; Gubernur NTB Muhamad Zainul Majdi; Bupati Dompu,  Bambang Yasin; Bupati Bima, Indah Damayanti Putri. (442)

BERITA TERKAIT

Komunitas