42 Desa di Sampang Kekeringan

Jumat, 03 Agustus 2018, 11:39 WIB

Salah satu kondisi tanah di desa di Kabupaten Sampang | Sumber Foto:KBRN

AGRONET--Sebanyak 42 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Sampang, mengalami kering kritis, akibat musim kemarau.

Dikonfirmasi Kepala BPBD Sampang, Anang Djonaidi, mengungkapkan ada 42 Desa di daerahnya hingga saat ini sudah mengalami kering kritis. Anang menjelaskan selain kekurangan air bersih, juga jarak tempuh dari rumah ke mata sumber air mencapai 10 kilometer lebih.

“Jadi yang mendapatkan bantuan dropping air bersih nantinya yang masuk dalam kategori kering kritis yakni ada 42 desa yang kring kritis di Sampang hal ini sesuai pengusulan dari msing Kecamatan, serta yang di sebut kering kritis begini, jarak dari rumah mereka lebih dari 10 kilometer mata air,” tuurnya, Kamis (2/8/2018).

Dikatakannya untuk menanggulangi kekeringan pihak BPBD sudah mengajukan bantuan kepada Propinsi Jawa Timur agar puluhan desa yang kekurangan air bersih tersebut segera mendapatkan bantuan.

“Dan kami sudah mengusulkan kepada Propinsi Jawa Timur, agar mendapatkan bantuan air bersih, dengan anggaran yang di usulkan sebanyak Rp150 juta, namun nantinya anggaran tersebut langsung turun kepada pihak PDAM Sampang sebanyak pihak penyedia pendroping air,” jelasnya.

Diungkapkan Anang, kekeringan yang melanda puluhan desa di Kabupaten Sampang memang terjadi setiap tahun. Kondisi ini dikarenakan desa yang dimaksud berada di daerah rendah kandungan air tanah.(KBRN/222)

BERITA TERKAIT