Bank Indonesia Bangun Klaster Padi Organik dan Kopi di Tasikmalaya

Rabu, 15 Agustus 2018, 09:23 WIB

Padi

AGRONET--Bank Indonesia (BI), membangun klaster padi organik seluas 40 hektar di Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kepala Bank Indonesia Heru Saptaji mengatakan, klaster ini dibangun dari 450 hektare potensi yang ada.

"Kami akan mendampingi klaster ini selama tiga tahun," kata Heru kepada Radio Republik Indonesia RRI, Selasa (14/8/2018). Pembangunam klaster ini lanjut Heru, merupakan upaya untuk menekan inflasi di Tasikmalaya. "Beras di Tasikmalaya menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi," ujarnya.

Sementara itu selain mengembangkan klaster padi di Kecamatan Sukahening, BI juga membangun 450 hektare klaster kopi di Kecamatan Cigalontang. Klaster ini dibangun untuk menekan akun transaksi berjalan (currant account defisit) dengan cara menekan impor.

"Kopi menjadi salah satu unggulan ekspor dunia. Jika kita memiliki komoditas ekspor yang baik, salah satunya kopi, diharapkan mampu membantu ekspor Indonesia ke luar negeri," harap Heru. (KBRN/Nova/222)

BERITA TERKAIT