Nelayan Jepara Daftar Asuransi Secara Mandiri

Senin, 10 September 2018, 15:18 WIB

Perahu para nelayan Jepara sedang berlabuh.

AGRONET—Langkah positif ditempuh para nelayan di Jepara, Jawa Tengah. Mereka mendaftarkan diri menjadi peserta asuransi nelayan secara mandiri tanpa subsidi pemerintah.

Tindakan ini dilakukan untuk melindungi nelayan dari berbagai risiko yang mungkin timbul saat mencari penghidupan di laut. Perlindungan asuransi yang mereka terima antara lain mencakup jaminan kesehatan, kecelakaan kerja, asuransi jiwa, hingga jaminan hari tua.

‘’Nelayan butuh perlindungan. Karena itu mereka mau membayar premi sendiri-sendiri,’’ kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jepara, Soedijatno di Jepara.

Ia menambahkan ada sekitar 16.800 nelayan di Jepara yang sudah mendaftar asuransi secara mandiri. HSNI menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)  untuk membayar premi asuransi.

“Para nelayan mendaftar secara mandiri. Padahal seharusnya  premi asuransi nelayan dibayarkan oleh pemerintah, sesuai UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam,” ujarnya, Minggu (9/9).

Pda Pasal 33 UU UU Nomor 7 Tahun 2016 disebutkan, bahwa Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya memfasilitasi setiap nelayan, pembudi daya ikan, dan petambak garam untuk menjadi peserta asuransi perikanan. Bantuan pembayaran premi disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.

Soedijatno menjelaskan, sesuai Perda Nomor 1 tahun 2010 bahwa ikan yang akan dijual di pasaran harus melalui lelang terlebih dahulu. Retribusi hasil lelang salah satunya untuk pembiayaan asuransi nelayan. (KBRN/591)

 

BERITA TERKAIT