Pemkab Cilacap Gelar Pelatihan untuk Perajin Gula Kelapa

Kamis, 11 Oktober 2018, 09:14 WIB

Pelatihan Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan untuk pengusaha besar gula kelapa di Hotel Dafam Cilacap. | Sumber Foto:Humas Pemkab Cilacap


AGRONET— Cilacap merupakan sentra produksi gula kelapa terbesar ketiga di Jawa Tengah setelah Purbalingga dan Banyumas. Untuk meningkatkan peran dan posisi tersebut, Dinas Pangan dan Perkebunan Cilacap menggelar pelatihan Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan untuk pengusaha besar gula kelapa di Hotel Dafam Cilacap.

“Kami berharap produsen gula di Cilacap memproduksi gula sehat, sehingga tercipta keamanan pangan”, kata Susilan, Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap, Rabu (10/10).

Pelatihan ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari pengusaha dan perajin gula kelapa, camat dari wilayah sentra produksi gula kelapa, dan stakeholder terkait. Hadir sebagai narasumber perwakilan Komisi B DPRD Cilacap, Darimun, Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Solo, serta dosen Teknologi Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Karseno.

“Kami juga terus mensosialisasikan pembuatan gula kelapa organik. Misalnya penggunaan tatal nangka, kulit manggis, dan kapur sebagai pengganti natrium bisulvit. Tapi kesadaran masyarakat memang masih perlu ditingkatkan”, tambahnya.

Upaya lainnya, Dinas Pangan dan Perkebunan bersama instansi terkait mengadakan sertifikasi bagi perajin gula kelapa. Di Cilacap sendiri ada sekitar 5 kelompok perajin yang telah tersertifikasi. Mereka tersebar di Kecamatan Cipari, Kesugihan, Jeruklegi, dan Adipala.

“Di Cipari bahkan perajin di 3 desa mayoritas telah tersertifikasi, yakni Pegadingan, Pesahangan, dan Cisuru. Sedangkan Kesugihan di Desa Karangjengkol, dan Jeruklegi di Desa Mandala masih dalam tahap pembinaan”, jelasnya. (Humas Cilacap/222)

BERITA TERKAIT