Kementan Dorong Petani Perkotaan di Dekat Bandara Soetta

Kamis, 08 November 2018, 09:28 WIB

Direktur Jenderal Hortikultuta Kementan, Suwandi, meninjau lahan pertanian di dekat Bandara Soetta. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Suwandi, meninjau lahan pertanian perkotaan seluas 26 hektare (ha) di Kampung Rawa Lini, Teluk Naga, Tangerang, Banten. Lahan yang letaknya 2 kilometer dari Bandara  Soekarno Hatta (Soetta) ini dikelola oleh petani muda dengan menanam lebih 30 jenis komoditas sayuran dan melon.

Suwandi memuji usaha petani muda ini dalam memanfaatkan lahan tidur yang semula ditumbuhi semak belukar. Semangat seperti ini perlu didorong agar para pemuda tani di daerah lainnya bisa bangkit untuk menjadi petani sukses.

"Ini luar biasa, ada pemuda yang berhasil bertani dengan sistem modern di lahan perkotaan. Ini perlu ditularkan ke pemuda lain.  Melon rencananya mau diekspor ke Hongkong,” ucap Suwandi di lokasi pertanian itu, Rabu (7/11).

Bagas Suratman (37) adalah sosok petani muda tersebut. Dia mengungkapkan mulai bertani sejak 2004. Sebelumnya dia bekerja sebagai supir angkutan umum. Awal terjun menjadi petani hanya coba-coba, tetapi lambat laun usahanya menghasilkan pendapatan yang cukup besar.

“Sekarang pendapatan per hari mencapai Rp100 juta.  Ini diperoleh dari empat supermarket, antara lain seperti Superindo, Alfamidi, dan Carrefour sebagai mitra usaha. Sayuran juga dipasok ke berbagai pasar tradisional di Jabodetabek,” ungkapnya.

Bagas menjelaskan sayuran yang dibudidayakan di antaranya daun pepaya, singkong, kangkung, bayam, caisim, dan katuk. Setidaknya lebih 30 jenis sayur ditanam, bermitra dengan 40 orang petani di lahan 26 hektare. Lahan tersebut milik perusahaan yang disewa Rp10 juta per tahun. (591)