Partnership for Indonesia's sustainable agriculture (PISAgro)

PISAgro, Kadin Dukung Kementan Tingkatkan SDM Pertanian

Sabtu, 24 November 2018, 05:49 WIB

Acara penandatanganan kesepakatan investasi partnership for Indonesia | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang inovatif untuk memajukan pembangunan pertanian. Terobosan ini perlu mendapat dukungan nyata dalam menyediakan SDM yang unggul dan memiliki daya saing di pasar global.

“Kami mengapresiasi pembenahan yang dilakukan Kementan untuk meningkatkan sumber daya manusia pertanian di 7 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). Untuk memajukan Polbangtan, Kadin akan menambahkan kurikulum berbasis kebutuhan dunia Industri,” ujar Ketua Kadin, Rosan Perkasa Roeslani, di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Jumat (23/11).

Pada kesempatan itu, Rosan hadir di gedung Kementan dalam acara penandatanganan kesepakatan investasi partnership for Indonesia's sustainable agriculture (PISAgro) antara Kementan dengan Kadin. Hadir sebagai tuan rumah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Sekjen Kementan, Syukur Iwantoro, dan pejabat di lingkungan Kementan. Turut hadir beberapa perusahaan dan pengusaha, antara lain Direktur PT. Indofood, Franky Welirang, perwakilan dari PT. Pupuk Kaltim, Bank BRI, dan para pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia.

Tujuan kesepakatan investasi PISAgro untuk memadukan beberapa program dan kegiatan di Kementerian Pertanian dengan PISAgro. Kerja sama itu untuk menguatkan pembangunan SDM di 7 Politeknik Pembangunan Pertanian.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya mengatakan transformasi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian menjadi Polbangtan merupakan jawaban Kementan atas perubahan dan tantangan sektor pertanian yang berkembang pesat. Hal ini sekaligus sebagai implementasi dari amanat Undang Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendiddikan Tinggi.

Amran optimis transformasi pendidikan ini tidak hanya sekedar mencetak tenaga terampil, tetapi lebih dari itu akan menciptakan para wirausahawan di bidang pertanian. Dia berharap lulusan Polbangtan harus mampu menciptakan lapangan kerja, dan bukan mencari lapangan kerja. (591)

BERITA TERKAIT