Kementan Dorong Kompetensi Petani Menuju Industri 4.0.

Selasa, 08 Januari 2019, 14:57 WIB

Teknologi pertanian mampu meningkatkan produktivitas pangan nasional. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong petani untuk berkiprah di era revolusi industri 4.0. Program yang akan dikembangkan oleh Kementan yaitu petani milenial dan sertifikasi kompetensi dengan harapan munculnya petani-petani yang berkompeten di masa yang akan datang. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Andriko Noto Susanto, di Jakarta, Selasa (8/1). Menurutnya, tuntutan saat ini adalah kecepatan dan kreatifitas. Digitalisasi, bioteknologi, dan efektivitas proses menjadi kunci dari revolusi agrikultur.

“Lain lagi dengan Indonesia yang mengalami bonus demografi. Revolusi tersebut belum dapat dirasakan di Indonesia. Terbukti dengan banyaknya pertanian konvensional yang ditemui di berbagai wilayah Indonesia,” ujarnya.

Andriko menambahkan permasalahan lain yang terjadi, seperti akses menuju teknologi dan bahan yang berkualitas. Meskipun banyak teknologi pertanian yang dihasilkan, namun para petani di daerah belum memiliki akses yang baik.

Hal tersebut, ucap Andriko, terjadi karena kondisi sosio ekonomi masyarakat yang majemuk dan ketimpangan sosial yang masih terjadi. Untu itu perlu segera dilakukan pemetaan petani dari yang belum siap hingga yang siap menghadapi Revolusi Industri 4.0.

“Yang diperlukan Indonesia adalah mendorong petani lokal agar lebih mandiri untuk memenuhi kebutuhannya. Petani harus dibekali dengan pelatihan kompetensi sehingga mampu bersaing dan berkiprah di era Revolusi Industri 4.0,” katanya.

Menurut dia, tugas Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian adalah menjadi garda terdepan dalam menyiapkan SDM pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing tanggap. Selain itu, juga mampu  menerima dan memproses dampak Revolusi Industri 4.0 dengan baik.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan, Bustanul, menuturkan harapan akan lahirnya petani-petani kompeten pada masa depan membuat Kementerian Pertanian menumbuhkembangkan satu juta petani milenial. Program lainnya yang akan dikembangkan adalah program sertifikasi kompetensi yang sudah dibuat 98 skema sertifikasi bidang keahlian di sektor pertanian.

Generasi muda yang mempunyai daya saing diharapkan tidak akan tergeser oleh tenaga asing dan dapat berdiri di negerinya sendiri. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pada tahun 2019 yang merupakan tahun SDM. (591)