Citarum Harum, Kementan Bantu 3 Juta Batang Bibit Kopi

Jumat, 11 Januari 2019, 13:06 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan bibit kopi untuk program citarum harum. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meminta penduduk di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus merawat daerah aliran sungai (DAS) Citarum supaya tetap terjaga. Kelestarian dan pelestarian, kata Amran, merupakan wujud atas kecintaan manusia terhadap alam.

"Citarum ini dibangun agar bisa meningkatkan kesejahterakan petani. Oleh karena itu di wilayah DAS Citarum tahun ini kita berikan 1 juta batang bibit kopi yang diperintahkan Bapak Presiden. Tahun depan dan selanjutnya juga akan kita tambah lagi bibitnya menjadi total 3 juta bibit kopi," kata Amran saat bertemu petani di Kertasari, Bandung, Kamis (10/1).

Amran mengatakan, kesejahteraan petani merupakan cita-cita Presiden yang harus dibuktikan. Karena itu, Kementan sejak beberapa tahu lalu sudah memotong biaya anggaran mulai dari biaya perjalanan dinas, biaya potong pita, dan biaya lain yang dinilai tidak perlu.

"Semua biaya itu kami belikan traktor, pupuk, dan bibit untuk petani di Bandung dan Daerah Jawa Barat lainnya. Kita harus ingat bahwa kita adalah pelayan rakyat. Ada tanggungjawab yang harus dipertanggungjawabkan baik dunia maupun akhirat," katanya.

Menurut Amran, kekuatan negara kita sebagian besar berasal dari para petani. Hal itu bisa dilihat dari pendapatan domestik bruto (PDB) pertanian yang terus meningkat setiap tahunya.

"Capaian kita adalah inflasi dulu 10,5 persen sekarang hanya 1,2 persen dan meningkatnya kesejahteraan petani. Kemudian ekspor kita naik 29 persen tahun ini, dan produksi juga naik. Tapi kenapa data itu banyak yang meragukan," katanya.

Bupati Bandung, Dadang Naser, mengucapkan terima kasih atas perhatian Menteri Pertanian untuk kelestarian kilometer 0 Citarum. Dengan perawatan ini Sungai Citarum diharapkan terus harum dan membawa dampak baik bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Luar biasa komando Presiden Jokowi atas kunjunganya beberapa tahun lalu, Citarum kembali harum. Kami juga mengucapkan terima kasih pada menteri pertanian dan semua pihak yang peduli Citarum," katanya.

Dadang meminta dengan perhatian ini semua pihak terlibat dalam pelestarian dan kelestarian lingkungan bersama. Selanjutnya, para petani diharapkan tetap bersatu saling mengingatkan jika Citarum tercemar.

"Citarum harus tetap jadi leweung (hutan) dan semua sumur banyak air. Hatur nuhun Pak Menteri, kami sudah dikasih gedung taman pertamian dan bantuan bantuan lain," tukasnya. (591)