Kementan Siapkan Dana Rp 1 Triliun untuk Alsintan Jagung

Rabu, 30 Januari 2019, 14:03 WIB

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, panen jagung. | Sumber Foto:Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Kementerian Pertanian terus memperhatikan kepentingan kalangan petani. Semua kebutuhan seperti pengadaan pupuk, benih, serta alat mesin pertanian (alsintan) didukung oleh pemerintah.

"Kalau untuk kepentingan petani, apapun bisa dilakukan (memajukan industri jagung). Termasuk dalam Perpres 70 tahun 2017 (Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), kalau dulu berlaku dengan tender, sekarang bisa penunjukan langsung untuk kemajuan sektor pertanian," ungkap Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di aula rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (30/1), seperti dikutip dari JPP.

Amran Sulaiman berharap Gorontalo menjadi pusat pengadaan benih jagung nasional. Ia meminta para petani di sini menyediakan bibit jagung yang berkualitas mengingat produk jagung Gorontalo sudah mampu menembus pasar mancanegara, seperti Filipina. Pada Maret 2019 ini, Gorontalo diprediksi bisa mengekspor 150 ribu ton jagung.

Amran Sulaiman mengatakan untuk meningkatkan produktivitas jagung, pihaknya akan menyediakan mesin pengering (dryer) jagung. Presiden Jokowi sudah memerintahkan Mentan agar mengalokasikan anggaran Rp1 triliun untuk pengadaan 1.000 mesin dryer jagung.

Dia menegaskan pengadaan alsintan itu untuk terus mendorong peningkatan ekspor sektor pertanian. Menurutnya, tren peningkatan ekspor khususnya jagung  sudah dimulai sejak tahun 2016. Kala itu, impor jagung berhasil ditekan, turun hingga 900 ribu ton. "Tahun 2017 kita stop impor, kita ubah jadi ekspor 380 ribu ton termasuk dari Gorontalo," jelasnya. (591)

Agro Pilihan