Technopark , Kebun Belajar SMK Pertanian

Kamis, 14 Pebruari 2019, 14:09 WIB

Penandatanganan MoU AHM (Astra Honda Motor) dengan SMKN 63 Jakarta untuk fasilitas laboratorium kultur jaringan. | Sumber Foto:Ratno Fadillah

AGRONET—Keberadaan SMKN 63 Jakarta memang sedikit tersembunyi. Di antara townhouse yang menjamur di sekitar jalan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, SMK pertanian satu-satunya di Jakarta ini, ternyata memiliki fasilitas yang sangat baik dan cukup canggih. Berdiri di total lahan seluas 15 hektare, 534 siswa yang belajar di SMK ini terfasilitasi dengan baik untuk mempelajari ihwal pertanian terkini, terutama urban farming.

Valentina Purnama Dewi, Kepala Sekolah SMKN 63 Jakarta, dalam sambutannya membuka peluncuran Technopark SMKN 63 dan Kick off Laboratorium Kultur Jaringan, mengatakan, bahwa SMKN 63 siap menjadi pusat pembelajaran urban farming di Jakarta.

“Sekarang ini tren pertanian adalah pertanian perkotaan. Dan pola pertanian perkotaan ini paling cocok menggunakan kultur jaringan. Arah tren ini juga cocok dengan kondisi di DKI Jakarta,” jelas Valentina.

Valentina juga menjelaskan bahwa dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak inilah yang membuat SMKN 63 Jakarta menjadi maju seperti sekarang ini. Fasilitas laboratorium kultur jaringan yang terbangun saat ini, salah satunya berkat dukungan kerja sama dari AHM (Astra Honda Motor). Dengan pihak AHM, SMKN 63 akan bekerja sama dalam mengembangkan tanaman jati. Komitmen AHM untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dengan motto satu kendaraan satu pohon tertanam, memiliki kesamaan visi dengan SMKN 63 Jakarta.

BERITA TERKAIT

Selain melakukan kick off Laboratorium Kultur Jaringan, secara bersamaan SMKN 63 Jakarta juga meluncurkan Technopark, yang keberadaannya sudah dimulai sejak empat bulan yang lalu. Keberadaan Technopark ini akan secara serius membantu membina sekolah yang berada di sekitar SMKN 63 Jakarta. Saat ini sekolah-sekolah yang telah terbina oleh SMKN 63 adalah: SMKN 41, SMKN 42, SMK 61, SMK 62, SMKN 28, SMKN 18, dan beberapa sekolah swasta di daerah sekitar Jakarta Selatan. Dan tidak menutup kemungkinan sekolah-sekolah lainnya.

“Kami juga telah membina alumni-alumni dari sekolah ini untuk membuat produk-produk pertanian dan makanan olahan. Kami bina mereka dari masalah produksi hingga pemasaran. Sehingga SMKN 63 Jakarta ini bisa menjadi SMK kebanggaan masyarakat Jakarta,” tambah Valentina.

Dalam acara ini hadir pula Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali, Ketua Yayasan AHM (Astra Honda Motor), Ratna Lannidawati, dan pejabat terkait. Dan acara ini juga memberikan kesempatan undangan yang hadir untuk menyaksikan kebun belajar siswa yang luasnya mencapai lebih dari 10 hektare. Serta menikmati panen buah kelapa dari kebun SMKN 63 Jakarta. (222)

BERITA TERKAIT