Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Selasa, 02 April 2019, 09:57 WIB

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Momon Rusmono, menyerahkan bantuan kepada petani di Indramayu. | Sumber Foto: BPPSDMP Pertanian

AGRONET -- Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, untuk bisa mencapai target produksi padi hingga lebih dari 1,8 juta ton gabah kering pungut di tahun 2019. Selama ini, sebagai lumbung padi nasional, Indramayu sudah bisa menghasilkan produksi rata-rata 1,7 juta ton per tahun. Namun masih ada persoalan produksi yang masih harus dibenahi antara lain perbaikan jaringan irigasi.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Momon Rusmono, saat mengunjungi Pondok Pesantren As-Salafiyah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu pada Sabtu, pekan lalu. Menurutnya Kementan mendorong kerja sama dengan pemerintah daerah, para petani, serta penyuluh, di Indramayu, untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Visi besar Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045.

Dalam kunjungan itu, Kementan menyalurkan bantuan senilai total Rp44 miliar yang sebagian besar anggaran disalurkan untuk benih terutama padi inbrida. Benih hortikultura, tanaman perkebunan, domba dan ayam, hingga traktor.

Momon juga menyampaikan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani, dan penurunan kemiskinan terutama masyarakat desa. Kementan meluncurkan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja), dengan memberikan 50 ayam per keluarga untuk masyarakat pra sejahtera. "Tidak ada artinya kedaulatan pangan, tanpa dibarengi peningkatan kesejahteraan petani," ujar Momon.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Indramayu, Jajang Sudrajat, menyampaikan pihaknya siap merealisasikan target nasional yang sudah disepakati terutama untuk padi. Menurutnya, Indramayu sudah berhasil mencapai produksi 1,8 juta ton gabah kering pungut di 2016. Dia optimis target tahun 2019 akan tercapai.

Luas wilayah Kabupaten Indramayu sebesar 209.936 hektare. Sekitar sekitar 82,63 persen adalah lahan pertanian. Untuk lahan sawah Indramayu memiliki 116.245 hektare atau sekitar 55,77 persen dari total luas wilayahnya.(591)