Kurangi Impor BBM, Biodiesel dari Sawit Disegerakan

Kamis, 09 Mei 2019, 06:58 WIB

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluncurkan dan uji coba perdana B100 dari CPO di Jakarta, bulan lalu. | Sumber Foto:AGRONET.ID

AGRONET -- Keraguan masyarakat akan penerapan B100 dijawab oleh Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana, pada Diskusi Road Test B100 di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Kementerian Pertanian, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu siang (8/5). Kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan Badan Litbang ESDM dalam mendukung program B100.

Pengembangan Biodiesel 100 persen (B100) dari crude palm oil (CPO) merupakan langkah strategis Pemerintah untuk dapat mengurangi ketergantungan pengggunaan bahan bakar fosil. Kemudian mendorong penggunaan bahan bakar nabati yang pada akhirnya dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). 

"Masih ada keraguan dari khalayak luas atas penerapan B100 ini mengingat B20 masih dalam tahapan implementasi. Namun pengujian dan riset B100 ini tidak terlalu cepat, pengujian dan penggunaan B100 ini perlu disegerakan," ungkap Dadan. 

Ia menambahkan, uji biodiesel ini bukan semata-mata langsung diujicobakan pada kendaraan, namun telah melewati proses pengujian sebelumnya dengan standar internasional dan standar otomotif serta dikawal berbagai pihak antara lain BPPPT, APROBI, Gaikindo, dan Pertamina. "Segera kita akan mulai uji jalan untuk B30 terlebih dahulu 40.000 km pada kendaraan bermotor," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Litbang Pertanian, Fadjri Djufri, menyampaikan B100 yang berasal dari minyak sawit mentah ini telah dianalisa di Laboratorium Puslitbangtek Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS) dengan hasil telah memenuhi spesifikasi Biodiesel SNI 7182-2015. "Alhamdulillah hasil uji mutu Biodisesel CPO yang dilakukan Balittri di Laboratorium Puslitbangtek LEMIGAS telah memenuhi spesifikasi Biodiesel SNI 7182-2015," tutur Fadjri.

Ia juga menuturkan, Kementerian Pertanian sejak tahun 2013 telah beberapakali melakukan uji coba B100 pada kendaraan bermotor. Menteri Pertanian pada bulan lalu bahkan telah menggelar soft lauching dan uji coba perdana B100 dari CPO.

Ke depan, kata Fadjri, pengujian konsorsium melibatkan Puslitbangtek Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS, Badan Litbang Pertanian, dan BT2MP-BPPT. Koordinasi dan kerja sama antara Badan Litbang ESDM dengan Balittri Kementerian Pertanian ini diharapkan menjadi katalis penggunaan biodiesel pada kendaraan bermotor di Indonesia. (KESDM/591)

BERITA TERKAIT