Kementan Beri Pelatihan Alsintan kepada Milenial

Kamis, 16 Mei 2019, 13:38 WIB

Alsintan transplanter dapat mempercepat tanam padi. | Sumber Foto:Kementan

AGRONET -- Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan pelatihan pemanfaatan alat dan mesin pertanian (Alsintan) bertujuan agar petani dapat mewujudkan program-program pertanian. Contohnya swasembada pangan berkelanjutan, diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing, dan ekspor.

Hal itu disampaikan Sarwo Edhy dalam kegiatan pelatihan penggunaan transplanter di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Rabu (15/5). Dijelaskannya, penggunaan transplanter dapat mempercepat tanam padi. Dalam waktu 10 menit bisa menyelesaikan penanaman padi di areal seluas 1/7 hektare dan dapat menghemat biaya.

Transplanter juga merupakan alat penanaman bibit yang cukup memadai dengan jumlah dan kedalaman, jarak, serta kondisi penanaman yang seragam. Oleh karena itu, Edhy berharap, para petani milenial dapat mengoptimalkan pemanfaatan Alsintan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Belitung Timur, Trijaka Priono, mengatakan penggunaan Alsintan, khususnya alat tanam ini, merupakan langkah maju bagi petani di Beltim karena saat ini biaya dan tenaga kerja terbatas. Dia pun optimis penggunaan Alsintan ini akan sangat bermanfaat khususnya untuk percepatan pembangunan sektor pertanian.

Trijaka menambahkan, ke depan Alsintan akan terus ditambah dan dikembangkan penggunaannya. Diharapkan nantinya Alsintan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Beltim. (591)