Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri

Selasa, 04 Juni 2019, 11:23 WIB

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. | Sumber Foto: Presiden RI

AGRONET -- Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri bagi seluruh rakyat Indonesia yang merayakan. Presiden juga menyampaikan harapannya agar Idulfitri 1440 H ini dapat menjadi ajang untuk mempererat kembali semangat persatuan dan persaudaraan bangsa baik di dalam keluarga maupun antarmasyarakat.

"Selamat Idulfitri 1 Syawal 1440 H, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jadikan Idulfitri ini sebagai ajang untuk mempererat kembali persatuan dan persaudaraan kita sebagai sebuah bangsa," kata Presiden sebagaimana dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Senin (3/5).

Sementara itu, terkait kebutuhan pangan menjelang Idulfitri, Kementerian Pertanian, memastikan ketersediaan bahan pangan cukup dan aman sehingga masyarakat dapat tenang. Kementan sudah melakukan berbagai langkah antisipasi guna mencukupi kebutuhan pangan jauh sebelum lebaran datang.

"Pemerintah pada 3 sampai 5 bulan sebelum lebaran telah merencanakan adanya peningkatan produksi. Kementan telah menambah luas lahan tanam berbagai komoditas pangan," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, dalam siaran pers, Selasa (4/5). 

Berdasarkan catatan Kementan, stok beras saat ini di Bulog sekitar 2 ,2 juta ton. Panen padi pun sampai saat ini masih berlangsung. Kemudian, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta (28/5) mencapai 50.752 ton. Stok beras ini jauh di atas stok normal yakni 25.000-30.000 ton.

Untuk perkiraan neraca kumulatif (Januari-Juni 2019), ketersediaan daging ayam surplus 168 ribu ton dan telur ayam surplus 17 ribu ton. Kemudian bawang merah surplus 84 ribu ton, cabai rawit surplus 94 ribu ton, dan cabai besar surplus 158 ribu ton. Gula pasir surplus 388 ribu ton dan minyak goreng surplus 13,5 juta ton. (591)