Kepala BKP Kementan Buka Peluang Ekspor Buah ke Kazakhstan

Sabtu, 03 Agustus 2019, 11:30 WIB

Kepala BKP, Agung Hendriadi, menerima kunjungan Acting DG IOFS, Yerlan Baidaulet, di kantornya, Jakarta, Jumat (2/8). | Sumber Foto: Humas BKP Kementan

AGRONET -- Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi, menerima kunjungan Acting Director General of Islamic Organization for Food Security (Acting DG IOFS), Yerlan Baidaulet, di kantor Kementan, Jakarta, Jumat (2/8).  Dalam pertemuan ini keduanya membahas beberapa hal strategis, seperti terkait program cadangan pangan, ketahanan pangan, dan potensi ekspor buah ke Kazakhstan.

Pada kesempatan itu, Agung menjelaskan berbagai program ketahanan pangan yang sedang dijalankan BKP Kementan. "Kita fokus mengembangkan pangan lokal. Selain itu dari sisi produksi, kita juga melakukan stabilisasi harga pangan,” kata Agung.

Sementara itu, Yerlan Baidaulet mengungkapkan, buah menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kazakhstan. Menanggapi hal ini, Agung menyampaikan bahwa Indonesia memiliki buah tropis yang beranekaragam, dan bisa diekspor ke Kazakhstan.

Agung optimis produk buah Indonesia dapat diterima dan diekspor ke Kazakhstan. Beberapa buah yang berpotensi seperti manggis dan jambu air.

Selain potensi ekspor buah, Agung menyebutkan, dalam pertemuan ini pemerintah Indonesia dan Kazakhstan dapat melakukan kerjasama dalam bidang pembangunan pertanian. Kerja sama itu seperti dalam bidang teknologi pengolahan dan knowledge sharing.

Kazakhstan menginisiasi melakukan pengembangan cadangan pangan di negara-negara Islam melalui IOFS. Cadangan pangan ini diharapkan dapat membantu negara-negara anggota ketika menghadapi bencana.

Selain itu, jejaring ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuka pasar bersama (joint market). Indonesia melihat melalui joint market ini membuka peluang untuk melakukan ekspor beras dan berbagai produk pangan ke negara-negara Islam. (591)