Edamame Diminati Pasar Mancanegara

Senin, 12 Agustus 2019, 07:49 WIB

Tanaman edamame. | Sumber Foto:Litbang Pertanian

AGRONET -- Kementerian Pertanian terus menggiatkan ekspor produk pertanian Indonesia menuju pasar dunia. Kali ini ekspor edamame sebanyak 115 ton tujuan Jepang beserta komoditas okra dan buncis.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak Fauzi, secara khusus melepas ekspornya dari Kabupaten Jember (8/8). Menurut Musyaffak komoditas edamame sangat bagus pasarnya dan permintaan masih cukup tinggi sehingga peluang ini harus dimanfaatkan dengan baik. 

Dia menilai Jember merupakan penghasil komoditas pertanian unggulan. Hal ini memberikan kontribusi positif bagi pertambahan devisa negara dan diharapkan menyokong pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Pertumbuhan PDB pertanian dan kinerja ekspor meningkat dengan baik pada beberapa waktu ini. Semua berkat peran Bapak Ibu eksportir dan petani yang ada di sini," kata Musyaffak. 

Selain edamame, produk unggulan lainnya yang diekspor adalah daun tembakau sebanyak 22.5 ton tujuan Jerman dan 54 ton tujuan Republik Dominika. Selain itu turut dilepas ekspor coco fiber (serat sabut kelapa) tujuan Cina sebanyak 68 ton.

Musyaffak berjanji akan terus memberikan kemudahan pelayanan ekspor dan meningkatkan pelayanan sertifikasi kepada seluruh eksportir. Pelayanan sertifikasi secara In-Line Inspection (ILI) yang telah diberikan kepada beberapa eksportir dapat mempersingkat waktu penyelesaian dokumen. Sebelumnya waktu penyelesaian dokumen butuh 3 hari, namun kini hanya memerlukan waktu 1-3 jam. (591)