Dukung Gaya Hidup Sehat

BKP Kementan Promosikan Pangan Organik

Minggu, 22 September 2019, 09:58 WIB

Beragam produk sayur organik. | Sumber Foto: Humas BKP Kementan

AGRONET --  Saat ini mengonsumsi pangan yang aman dan sehat bukan saja menjadi tuntutan masyarakat, tetapi sudah menjadi tren gaya hidup. Salah satu alternatif pangan sehat yang banyak dicari adalah pangan organik. Selain sehat dan aman dikonsumsi, pangan organik diproduksi melalui budidaya sistem pertanian organik ramah lingkungan.

"Akhir-akhir ini mengonsumsi pangan organik telah menjadi tren healthy lifestyle di masyarakat. Karena produk organik lebih sehat, segar, kandungan gizinya lebih baik, dan lebih aman terhadap lingkungan," tutur Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Riwantoro, dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada pameran "Halo Organik" di Mall Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (21/9).

Menurut Riwantoro, BKP Kementan selaku Otoritas Kompeten Pangan Organik (OKPO) akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendorong pengembangan produk organik di Indonesia. Selain itu, sebagai regulator di bidang pangan organik, BKP akan terus menyempurnakan kebijakan dan regulasi yang terkait dengan organik, menguatkan pengawasan, promosi produk, agar pasar produk organik semakin luas. "Salah satunya adalah melalui promosi produk organik seperti pameran yang digelar saat ini," tambah Riwantoro.

Pameran "Halo Organik" yang digelar dua hari, Sabtu dan Minggu ini merupakan salah satu event promosi produk-produk pangan organik yang diselenggarakan bersama antara Badan Ketahanan Pangan, PT Arla Indofood, dan Aliansi Organik Indonesia (AOI). “AOI menampilkan pelaku pertanian organik, mulai dari produk segar sampai olahan di Indonesia untuk diperkenalkan khususnya kepada konsumen” ujar Arief, mewakili AOI.

Managing Director Arla Indofood, Ciptadi Sukono, menambahkan pihaknya akan terus mendukung promo produk organik. Tujuannya agar produk organik semakin diterima dan dapat membuat masyarakat semakin sehat.

Kelompok Tani binaan Kementerian Pertanian yang ikut dalam pameran ini antara lain adalah Kelompok Usaha Bersama Mandiri dan Kelompok Usaha Bersama Mitra Mandala (gula aren). Kemudian Kelompok Tani Margamulya (kopi), Kelompok Tani Wangunsari (beras), Kelompok Tani Pringkasep (beras), dan Kelompok Tani Wargi Pangupay (sayuran dan buah).

Acara ini melibatkan BKP, AOI, dan ARLA Indofood. Pameran ini merupakan langkah awal guna menginisiasi kerjasama organik yang lebih luas untuk dapat mewujudkan Hari Organik di Indonesia. “Ke depan expo produk organik akan terus didorong dengan melibatkan para pemangku kepentingan, pelaku organik yang lebih luas, karena pasar organik begitu menjanjikan,” ujar Apriyanto, salah satu perwakilan OKPO.

Pertumbuhan pasar produk organik di Indonesia cukup pesat. Salah satunya ditandai dengan jumlah produk organik yang tersertifikasi pada tahun 2018 sebanyak 456 produk. Data Kementerian Perdagangan menunjukan ekspor produk organik ke berbagai negara meningkat sebesar 15 persen per tahun. (591)