Pasokan dan Harga Pangan di Kalbar Terpantau Stabil

Selasa, 10 Desember 2019, 19:13 WIB

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, BKP Kementan, Risfaheri, yang juga ketua tim pemantauan saat memantau pasokan dan harga pangan di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. | Sumber Foto:Humas BKP Kementan

AGRONET -- Untuk memastikan kondisi pasokan dan harga pangan di Kalimantan Barat stabil dan aman, BKP Kementan bersama instansi terkait melakukan pemantauan harga secara langsung di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Selasa (10/12).

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri, yang memimpin pemantauan tersebut menyatakan bahwa pasokan dan harga beberapa komoditas pangan strategis relatif stabil. “Hasil pantauan kami hari ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pasokan lancar dan harga pangan stabil,” ujarnya. 

Risfaheri tidak menafikan bahwa momentum Nataru biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pangan yang memengaruhi harga pangan. Akan tetapi, kenaikannya masih dalam batas yang wajar.

“Pergerakan harga pangan masih dalam batas yang wajar. Terjadi sedikit kenaikan harga untuk komoditas bawang merah, namun masih di bawah harga acuan penjualan,” ujar Risfaheri.

Khusus untuk komoditas beras, Risfaheri menggarisbawahi perlunya Bulog meningkatkan penyaluran KPSH agar harga beras medium di pasar dapat sesuai dengan HET di Kalbar.

Terpantau kondisi harga beberapa komoditas pangan strategis antara lain, beras medium 11 ribu/kg, beras premium 14 ribu/kg, daging sapi 120-130 ribu/kg, daging ayam ras 26 ribu/kg, dan telur ayam ras 22-24 ribu/kg. Kemudian gula 11-12 ribu/kg, minyak curah 10-11 ribu/kg, bawang merah 26-28 ribu/kg, bawang putih Rp 24 ribu/kg, cabe merah keriting 24 ribu/kg, dan cabe rawit merah 24-26 ribu/kg.

Instansi lain yang ikut turun dalam pemantauan ini adalah Dinas Pangan dan Peternakan, Dinas Perdagangan, Bulog, dan Satgas Pangan Polda Kalbar. (591)