IPB Temukan Minuman Racikan Tempe untuk Penderita Hipertensi

Rabu, 31 Januari 2018, 16:01 WIB

Hipertensi merupakan penyakit yang biasa disebut silent disease, karena seringkali tidak menimbulkan gejala. | Sumber Foto:Humas IPB

AGRONET - Hipertensi merupakan penyakit yang biasa disebut silent disease, karena seringkali tidak menimbulkan gejala. Sementara, tekanan darah yang terus menerus tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan komplikasi dengan penyakit lainnya. Tingginya kadar kolesterol dapat memicu peningkatan tekanan darah.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa pemberian kedelai dapat menurunkan hipertensi. Tempe merupakan makanan fermentasi populer Indonesia. Pengolahan tempe menjadi minuman tempe serbuk siap seduh bersifat inovatif dan lebih praktis, mudah dikonsumsi dan lebih tahan lama.

Empat orang peneliti yang terdiri dari Alfia Ansarullah, Hardinsyah dan Sri Anna Marliyati dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) beserta Made Astawan dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB melakukan penelitian tentang efek intervensi minuman tempe terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi dan sekaligus hiperkolesterolemia.

“Pesatnya pengembangan tempe menjadi pangan fungsional yang dapat menurunkan tekanan darah, menjadi alasan untuk melakukan penelitian mengenai efek dari minuman berbasis tempe terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi dan hiperkolesterolemia,” tutur Hardinsyah. (Humas IPB/111)