Guru Besar UNS: Cacing Tanah Itu Insinyur Tanah

Rabu, 04 April 2018, 13:45 WIB

Prof Dr Ir Supriyadi saat menyampaikan orasi imiah sebagai guru besar ilmu tanah di Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta.

AGRONET-Hewan cacing selama ini dikenal sebagai parasit bagi tubuh manusia. Namun menurut guru besar pertanian Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Prof Dr Ir Supriyadi MP, cacing tanah justru memiliki peran besar.

“Cacing tanah itu bisa kita anggap sebagai insinyur tanah. Jadi, insinyur tanahnya bukan kita lho,” ujar Supriyadi saat pidato pengukuhan guru besarnya di Solo, Selasa (3/4).

Ia mengutarakan, dengan adanya satu individu cacing tanah saja maka proses proses lain yang ada di dalam tanah ini akan berjalan, mulai infiltrasi air, masuknya air, masuknya udara dan sebagainya. Cacing tanah, tutur dia, memiliki ukuran yang dapat dilihat tanpa alat (mikroskop) bisa dibudidayakan atau dimanfaatkan.  

Cacing tanah dan biota lainnya, sambung Supriyadi, merupakan penggerak mesin kehidupan dalam tanah. Akan tetapi terkadang hewan itu oleh petani disingkirkan karena dinilai sebagai pengganggu tanaman.

Selama ini penetapan kualitas tanah lebih didasarkan pada sifat sifat kimia dan fisikanya, ujarnya, karena prosedurnya relatif lebih sederhana. Di sisi lain, paparnya, sifat-sifat biologi tanah pada umumnya belum banyak digunakan, karena relatif sukar untuk diukur dan diperkirakan

Nilai baku kualitas tanah, urai Supriyadi, sampai saat ini belum tersedia secara spesifik. Akibatnya, di Indonesia aktivitas pemantauan dan pemulihan kualitas lingkungan tidak berjalan komprehensif. (KBRN/442)

BERITA TERKAIT